Pemerintah Desa Karangjaya Melakukan Rehabilitasi Jalan Desa Tahap 3 Ada Apa?

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Desa Karangjaya, yang terletak di kecamatan Pedes, kabupaten Karawang, telah mencatatkan kegiatan rehabilitasi dan peningkatan prasarana jalan desa dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2023 tahap 3. Proyek ini mencakup pembangunan infrastruktur seperti gorong-gorong, selokan, box/slab culvert, drainase, dan prasarana jalan lainnya. Salah satu titik yang diperbaiki adalah JITUT Dusun Salam II dengan volume pekerjaan sebesar 210 x 0,50 x 0,30 meter dengan biaya mencapai Rp 66.692.800.

Kehadiran proyek ini mengundang perhatian warga setempat. Namun, ada keraguan yang muncul mengenai kecocokan antara anggaran yang dialokasikan dan hasil pembangunan infrastruktur yang terlihat. Beberapa warga menyoroti bahwa fisik pembangunan tidak sepenuhnya mencerminkan nilai anggaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah desa.

“Masyarakat perlu memperhatikan secara lebih cermat terkait dana yang digunakan untuk proyek-proyek pembangunan seperti ini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran adalah hal yang sangat penting untuk memastikan pembangunan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga saat ini, kepala desa Karangjaya, Aca, belum berhasil dikonfirmasi terkait proyek rehabilitasi jalan desa ini. Beberapa warga mengekspresikan keinginan untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak berwenang terkait alokasi anggaran dan pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 dan Pemusnahan Barang Bukti Operasi Pekat Lodaya Polres Karawang

“Saya harap kepala desa bisa memberikan klarifikasi yang jelas mengenai proyek ini,” ujar salah seorang warga. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dihabiskan dari anggaran desa benar-benar menghasilkan manfaat yang maksimal untuk kami sebagai warga.”

Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga berharap agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang memadai mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan penggunaan anggaran untuk proyek-proyek pembangunan di masa mendatang.

Kehadiran proyek-proyek pembangunan seperti rehabilitasi jalan desa menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, partisipasi dan pengawasan aktif dari masyarakat juga diperlukan.

Dengan semakin aktifnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran dan pembangunan infrastruktur, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan bagi pembangunan desa Karangjaya ke depannya. (Ajat)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 11 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru