Oknum Camat Memicu Keributan Di Ruang Pleno Wilayah Batujaya, Sampai Gebrak Meja.

- Penulis

Kamis, 22 Februari 2024 - 03:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com-

Camat sebutan lain adalah pemimpin dan koordinator,penyelenggaraan pemerintahan di daerah kerja kecamatan di wilayah Dapil lll (Daerah Pemilihan Tiga),telah memicu Keributan di ruangan pleno kecamatan Batujaya terjadi pada pukul 17:22 Wib waktu setempat.

Keributan terjadi berawal ” Oknum Camat berinisial SH, seenaknya memasuki ruang pleno menurut para pihak masyarakat yang mengetahui kejadiannya, nyelonong masuk tanpa izin petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ulah oknum camat (SH) yang telah memicu keributan nyaris seperti tidak ber-etika dan mengetahui tata tertib.

Ironisnya Camat seorang birokrat terkesan seperti tidak faham mengetahui tata tertib ruang pleno.Tutur warga

Masuk tanpa izin oknum camat ke Ruang Pleno menurut masyarakat membuat tidak sterilnya ruangan, sehingga salah seorang dari PAC dari salah satu partai berlambang banteng gebrak meja.

Kemarahan memuncak Pasalnya ” Oknum Camat berinisial (SH),bukan kali ini masuk ruangan pleno tanpa izin ke pihak petugas awal Pleno hari Selasa 20 Pebruari pukul 21 malam, slonong boy masuk ruang pleno, selanjutnya hal itu di ulangi lagi pada siang harinya Rabu Jam 17 : 22.

Din selaku penyelenggara Pleno saat dikonfirmasi diruang Sekretariat PPK mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada saat melakukan penghitungan suara, awalnya baik baik saja,

Kemudian saksi gak terima ketika ada orang luar masuk, Khawatir mengganggu jalannya pleno, akhirnya konfirmasi si saksi dari Praksi PDI ke PPK, termasuk saya sendiri konfirmasi ke pihak ke amanan. karena bukan ranah saya untuk mengamankan.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Itu kan pengamanan stabilitas, saya lapor ke Satpol PP ke pihak kepolisian. kemudian saya masuk ruangan lagi, akhirnya kepolisian dan satpol PP, anggota yang hadir dengan yang lainnya di sana bukan mengusir, hanya ditegur secara baik-baik diminta keluar yang tidak memiliki id card, karena kita punya aturan menjaga stabilitas keamanan biar kondusif semuanya berjalan lancar.

Lebih lanjut, informasi masuk ke ruangan tanpa izin dulu langsung masuk begitu aja, kita kan punya aturan, pintu tertutup dia langsung masuk enggak permisi enggak apa. Mungkin merasa dirinya ini seorang camat, ujar Din kecewa.

Karena posisi saya kan menghadapnya berbelakangan dengan pintu jadi ruangan itu yang bisa masuk satu saksi partai.

Saksi partai itu kan kita pakai dua panel otomatis, dua masing-masing saksi panel partai, Kemudian PPS, PPK sama sekretariat dan sekretariat panwas PKD

Karena. dalam aturan juga memang tidak boleh masuk itukan aturannya, namanya tata tertib selain penyelenggara yang terlibat dalam hal ini.

Dari pada kita tidak nyaman kita langsung ke pihak keamanan yang lebih berwenang untuk mengamankan saya tidak berhak, lalu diamankan ditegur untuk dikeluarkan sama pihak kepolisian, pungkasnya.

 

 

( Suci )

Berita Terkait

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya
DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab
Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru