Oknum Camat Memicu Keributan Di Ruang Pleno Wilayah Batujaya, Sampai Gebrak Meja.

Karawang, Lintaskarawang.com-

Camat sebutan lain adalah pemimpin dan koordinator,penyelenggaraan pemerintahan di daerah kerja kecamatan di wilayah Dapil lll (Daerah Pemilihan Tiga),telah memicu Keributan di ruangan pleno kecamatan Batujaya terjadi pada pukul 17:22 Wib waktu setempat.

Keributan terjadi berawal ” Oknum Camat berinisial SH, seenaknya memasuki ruang pleno menurut para pihak masyarakat yang mengetahui kejadiannya, nyelonong masuk tanpa izin petugas.

Ulah oknum camat (SH) yang telah memicu keributan nyaris seperti tidak ber-etika dan mengetahui tata tertib.

Ironisnya Camat seorang birokrat terkesan seperti tidak faham mengetahui tata tertib ruang pleno.Tutur warga

Masuk tanpa izin oknum camat ke Ruang Pleno menurut masyarakat membuat tidak sterilnya ruangan, sehingga salah seorang dari PAC dari salah satu partai berlambang banteng gebrak meja.

Kemarahan memuncak Pasalnya ” Oknum Camat berinisial (SH),bukan kali ini masuk ruangan pleno tanpa izin ke pihak petugas awal Pleno hari Selasa 20 Pebruari pukul 21 malam, slonong boy masuk ruang pleno, selanjutnya hal itu di ulangi lagi pada siang harinya Rabu Jam 17 : 22.

Din selaku penyelenggara Pleno saat dikonfirmasi diruang Sekretariat PPK mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada saat melakukan penghitungan suara, awalnya baik baik saja,

Kemudian saksi gak terima ketika ada orang luar masuk, Khawatir mengganggu jalannya pleno, akhirnya konfirmasi si saksi dari Praksi PDI ke PPK, termasuk saya sendiri konfirmasi ke pihak ke amanan. karena bukan ranah saya untuk mengamankan.

Itu kan pengamanan stabilitas, saya lapor ke Satpol PP ke pihak kepolisian. kemudian saya masuk ruangan lagi, akhirnya kepolisian dan satpol PP, anggota yang hadir dengan yang lainnya di sana bukan mengusir, hanya ditegur secara baik-baik diminta keluar yang tidak memiliki id card, karena kita punya aturan menjaga stabilitas keamanan biar kondusif semuanya berjalan lancar.

Lebih lanjut, informasi masuk ke ruangan tanpa izin dulu langsung masuk begitu aja, kita kan punya aturan, pintu tertutup dia langsung masuk enggak permisi enggak apa. Mungkin merasa dirinya ini seorang camat, ujar Din kecewa.

Karena posisi saya kan menghadapnya berbelakangan dengan pintu jadi ruangan itu yang bisa masuk satu saksi partai.

Saksi partai itu kan kita pakai dua panel otomatis, dua masing-masing saksi panel partai, Kemudian PPS, PPK sama sekretariat dan sekretariat panwas PKD

Karena. dalam aturan juga memang tidak boleh masuk itukan aturannya, namanya tata tertib selain penyelenggara yang terlibat dalam hal ini.

Dari pada kita tidak nyaman kita langsung ke pihak keamanan yang lebih berwenang untuk mengamankan saya tidak berhak, lalu diamankan ditegur untuk dikeluarkan sama pihak kepolisian, pungkasnya.

 

 

( Suci )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dilarang menyalin konten halaman lintaskarawang.com