Kang Pipik Tanggapi Serius Dugaan Pengusiran Wartawan

- Penulis

Senin, 25 September 2023 - 23:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Lintaskarawang.com – Menanggapi adanya pemberitaan di beberapa media online tentang dugaan pelanggaran atau pengusiran oleh salah satu hotel berkelas di kawasan Galuh Mas Karawang yang sedang melakukan tugas peliputan di acara pemberian penghargaan TJSLP yang di gelar oleh dinas Bappeda Karawang hingga berbuntut di laporkan ke kepolisian mendapat tanggapan serius dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai PDI Perjuangan, Senin (25/9/2023)

Pipik Taufik Ismail S.Sos anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai PDI Perjuangan
Pipik Taufik Ismail S.Sos anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai PDI Perjuangan

Insiden dugaan pengusiran itu terjadi ketika sejumlah wartawan sedang meliput acara pemberian penghargaan TJSLP yang di gelar oleh dinas Bappeda Karawang pada hari Kamis tanggal 21 September 2023 di ball room hotel, namun pada saat itu sejumlah wartawan di duga mendapat perlakuan yang kurang pantas dari salah satu oknum security hotel tersebut.

Menurut Pipik Taufik Ismail S.Sos atau yang biasa di sapa Kang Pipik saat di minta tanggapanya terkait dugaan insiden tersebut oleh awak media mengatakan, bahwa pers mempunyai kebebasan yang di atur oleh UU No.40 tahun 1999, namun tetap harus dalam koridor dan tetap harus mengamalkan aturan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya artinya walaupun memang ada kebebasan pers di sini, namun teman-teman media juga harus mengamalkan aturan itu sendiri ketika datang untuk meliput semua kegiatan-kegiatan.” Ucapnya

Baca Juga:  Warga Lapor, Katar Karawang Langsung Turun Bersama DLHK Tanggulangi Sampah di Dipo Barat

Ketika di singgung perihal dugaan insiden yang terjadi tersebut kang Pipik menyebut bahwa seharusnya tidak mesti seperti itu, apalagi ini urusan pemerintahan, jadi jelas itu ada edukasi atau apapun yang misalnya akan disampaikan kepada masyarakat, dan ini memang harus teman-teman media yang menjadi faktor untuk mempublikasikan.” Ungkapnya.

“Ya apalagi acara penghargaan kan harus dikasih tahu siapa yang dapat penghargaannya, apa penilaiannya.” Timpalnya.

Lebih jauh Pipik menjelaskan bahwa ketika media melakukan kegiatan peliputan atau mempublikasi, apapun itu bisa di publikasi, misalnya meliput acara musik juga bisa, tentang hari-hari besar keagamaan bisa juga, bahkan kalau perlu di acara nikahan juga bisa kan, ? apalagi ini menyangkut tentang kegiatan pemerintahan, tentang pemberian penghargaan, jadi masyarakat harus tau juga.

Makanya saya kaget mendengarnya, koq bisa sampai terjadi seperti itu.”Ujarnya dengan nada heran.

Terlepas daripada itu dengan adanya kejadian tersebut pihaknya sangat menyayangkan.

Kalau memang tidak mau di liput, lebih baik jangan menerima kegiatan acara, mau apapun itu acaranya.

Mau acara pemerintah, acara organisasi, acara partai atau acara nikahan. Dan kalau memang di acara tersebut tidak bisa di liput atau di publikasikan, sebaiknya ada penjelasan atau pemberitahuan kepada media dari pihak-,pihak yang terlibat di acara yang sedang di gelar bahwa acara tersebut tertutup untuk umum.” Pungkasnya.

(Suci Nurussiam)

Berita Terkait

Desa Rengasdengklok Selatan Bersama Mahasiswa UBP Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah, Dorong Budaya Hidup Bersih dan Ramah Lingkungan
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Nagasari, Tegaskan Fungsi Pengawasan Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran
Bupati Karawang Lantik Direksi Petrogas dan Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi
Desa Pasirjengkol Siapkan Rangkaian Semarak HUT ke-81 RI, Kades Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Beragam Lomba
Polsek Rengasdengklok Kawal Penertiban Bangunan Liar di Saluran Sekunder PJT II, Berlangsung Aman dan Kondusif
PJT II Dan Pemerintah Kabupaten karawang Tertibkan Bangunan Liar di Saluran Sekunder Cikangkung, Dua Alat Berat Diterjunkan
Ormas Paguyuban Masyarakat Karawang Ancam Demo 30 Hari Berturut-turut, Desak Bupati Tinjau Langsung Proyek Bermasalah
Sekda Karawang Ingatkan ASN Jaga Etos Kerja Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Omzet UMKM Tembus Rp1,19 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:20

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Nagasari, Tegaskan Fungsi Pengawasan Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:02

Bupati Karawang Lantik Direksi Petrogas dan Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:09

Desa Pasirjengkol Siapkan Rangkaian Semarak HUT ke-81 RI, Kades Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Beragam Lomba

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:00

Polsek Rengasdengklok Kawal Penertiban Bangunan Liar di Saluran Sekunder PJT II, Berlangsung Aman dan Kondusif

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:14

PJT II Dan Pemerintah Kabupaten karawang Tertibkan Bangunan Liar di Saluran Sekunder Cikangkung, Dua Alat Berat Diterjunkan

Senin, 20 Juli 2026 - 05:11

Ormas Paguyuban Masyarakat Karawang Ancam Demo 30 Hari Berturut-turut, Desak Bupati Tinjau Langsung Proyek Bermasalah

Senin, 20 Juli 2026 - 03:39

Sekda Karawang Ingatkan ASN Jaga Etos Kerja Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Omzet UMKM Tembus Rp1,19 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:53

Menggugat “Diktator Administratif Saatnya Kebijakan Kebudayaan Berpihak pada Seniman, Bukan Sekadar Kertas

Berita Terbaru