Disparbud Gelar Ruwatan Bumi, Tari Jaipong, dan Wayang Golek Lokal Menjelang Pergantian Akhir Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 31 Desember 2024 - 11:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 31 Desember 2024. Dalam rangka menyambut pergantian tahun, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang akan menggelar acara budaya yang sarat dengan kearifan lokal, yakni Ruwatan Bumi Tari Jaipong , dan Wayang Golek Lokal. Acara ini akan digelar pada malam menjelang pergantian tahun, tepatnya pada 31 Desember 2025, di Alun-alun Karawang sebagai bentuk syukur atas perjalanan tahun yang telah dilalui dan doa agar tahun yang akan datang membawa keberkahan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karawang, Waya, dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (31/12), menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus memberikan hiburan yang bermakna bagi masyarakat. “Kami ingin memberikan sentuhan budaya yang khas dari Karawang. Ruwatan Bumi sebagai bentuk ritual tradisional, Tari Jaipong yang merupakan kebanggaan seni tari daerah, serta Wayang Golek Lokal sebagai media pengisahan cerita rakyat, diharapkan bisa menjadi ajang refleksi dan penyemangat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ruwatan Bumi adalah tradisi yang dipercaya bisa membersihkan dan memulihkan energi alam dari hal-hal negatif. Dalam acara ini, para tokoh adat dan masyarakat setempat akan melakukan ritual doa bersama dengan melibatkan unsur alam, seperti air, api, dan tanah. Ritual ini diharapkan dapat memberikan kedamaian dan keberkahan bagi warga Karawang, serta mengusir segala bentuk kesulitan yang mungkin dihadapi selama tahun tersebut.

Di sisi lain, Tari Jaipong yang merupakan salah satu tarian tradisional dari Jawa Barat, akan menjadi salah satu hiburan utama malam itu. Para penari profesional akan mempersembahkan gerakan enerjik dan penuh semangat, yang menggambarkan kebudayaan lokal yang kaya akan nilai estetika. Tari Jaipong ini akan dilengkapi dengan musik tradisional yang menggugah, sehingga membuat para penonton terpukau.

Tidak ketinggalan, Wayang Golek Lokal akan hadir sebagai bentuk pertunjukan seni tradisional yang mengangkat cerita rakyat dan mitologi Jawa Barat. Wayang Golek ini akan disajikan dengan nuansa kekinian, namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada. Para dalang lokal akan menceritakan kisah-kisah epik yang sarat dengan pesan moral, dengan menggunakan karakter-karakter wayang golek yang unik dan khas.

Acara yang terbuka untuk umum ini diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung, baik dari Karawang maupun luar daerah. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan seni dan budaya lokal.

“Semoga melalui acara ini, kita semua dapat lebih menghargai budaya kita, mempererat kebersamaan, dan menyongsong tahun baru dengan penuh harapan dan semangat yang baru.

Dengan semangat gotong-royong dan kearifan lokal yang ditampilkan dalam acara ini, Disparbud Karawang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan budaya serta pariwisata di Kabupaten Karawang menuju tahun 2025.

Berita Terkait

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
Berita ini 40 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:19

Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya

Kamis, 3 September 2026 - 04:23

Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:42

GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:31

Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:47

Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:42

Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:46

Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari

Berita Terbaru