Dorong Fraksi Dan AKD Segera Terbentuk, H Oma Dianggap Layak Duduki Kursi Pimpinan Wakil Ketua I DPRD Karawang

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2024 - 13:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andri Kurniawan

Andri Kurniawan

Karawang, Lintaskarawang.com – Sudah satu pekan sejak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang terpilih dilantik, namun hingga kini Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum juga terbentuk. Posisi Ketua dan Wakil Ketua DPRD Karawang masih dijabat oleh pejabat sementara.

Menanggapi situasi tersebut, pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan, memberikan pandangannya, “Jangankan AKD, Fraksi saja belum terbentuk. Padahal, yang paling utama adalah pembentukan Fraksi terlebih dahulu,” ujarnya pada Senin, 12 Agustus 2024.

“Pembentukan AKD harus diawali dengan penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD. Tatib ini hanya bisa dirumuskan dan disusun jika Fraksi sudah ada. Selama Fraksi belum terbentuk, dasar untuk menyusun Tatib juga belum ada,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andri juga menyarankan agar partai politik (Parpol) yang memiliki perwakilan di parlemen Karawang segera menyelesaikan formasi Fraksi masing-masing. “Deadline untuk pembahasan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau Anggaran Perubahan Tahun 2024 jatuh pada September mendatang, yang berarti dalam tiga bulan terakhir. Pembahasan anggaran hanya bisa dilakukan jika AKD sudah terbentuk,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai prediksi empat kursi pimpinan DPRD Karawang, di mana Fraksi Gerindra diprediksi akan menduduki posisi Ketua, Fraksi Demokrat sebagai Wakil Ketua I, Fraksi Nasdem sebagai Wakil Ketua II, dan Fraksi PKS sebagai Wakil Ketua III, Andri menjelaskan, “Itu semua tergantung kebijakan masing-masing partai. Setiap partai tentu memiliki aturan main tersendiri, baik berupa Peraturan Organisasi (PO) atau kebijakan internal.”

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, Dukung Karawang Maju dan Berkelanjutan

Andri juga menyoroti situasi di Partai Demokrat, “Ada satu kader Demokrat, H. Oma Miharja Rizky dari Dapil I Karawang, yang berhasil meraih suara sangat signifikan dalam kontestasi ini. Suaranya mencapai sekitar 19 ribu, sebuah angka yang luar biasa. Selain memberikan kontribusi besar bagi partai, H. Oma juga menjadi pemecah rekor suara terbanyak di Kabupaten Karawang. Bahkan, mungkin tidak ada yang mencapai angka tersebut di Kabupaten atau Kota lain di Jawa Barat.”

“Karena itu, sangatlah wajar jika kursi Wakil Ketua I diberikan kepada H. Oma. Apalagi, saya pernah mendengar bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jabar pernah berjanji bahwa siapa pun kader yang meraih suara tertinggi akan diapresiasi dengan posisi strategis di lembaga legislatif,” pungkas Andri.

[Red]

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru