Peresmian Monumen Perlintasan Kereta Api di Karawang oleh Bupati dan Forkopimda

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 28 Mei 2024. Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang meresmikan monumen perlintasan kereta api di Jln Tuvaref. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan masyarakat sekitar yang antusias menyambut peresmian tersebut.

Dalam kesempatan temu bicara dengan awak media, Bupati H. Aep mengucapkan terima kasih kepada Polres Kabupaten Karawang yang telah berinisiatif membangun monumen ini di Karawang Kota. “Monumen ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas di Karawang sangat tinggi. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Karawang harus lebih berhati-hati,” ujar Bupati Aep.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi keberadaan monumen ini. “Dengan adanya monumen ini, kami berharap pengendara yang melintas di perlintasan kereta api dapat lebih memperhatikan keselamatan. Keselamatan adalah hal utama yang harus diterapkan di Kabupaten Karawang,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan rencana untuk mempercantik monumen ini sehingga menjadi salah satu etalase Kabupaten Karawang. “Kami akan terus memperbaiki dan memperindah monumen ini agar dapat menjadi ikon kebanggaan daerah,” ucapnya.

Terkait perlintasan yang masih menggunakan sistem manual atau swadaya masyarakat, Bupati mengakui bahwa penutupan tidak selalu memungkinkan karena jalur tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. “Kami akan mencari solusi terbaik, dan mudah-mudahan ke depannya akan ada penjagaan dari pihak KAI sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Anak 9 Tahun Dirawat Intensif Akibat Demam Berdarah di Karawang

Kapolres Karawang, AKPB Wirdhanto Hadicaksono, juga hadir dalam acara tersebut dan memberikan penjelasan mengenai latar belakang pembangunan monumen ini. “Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Karawang, baik di jalur tol maupun non-tol, termasuk perlintasan kereta api, menjadi alasan utama pembangunan monumen ini,” ungkap Kapolres Wirdhanto.

Berdasarkan data tahun 2023-2024, tercatat kurang lebih 1.200 kejadian kecelakaan dengan hampir 360 jiwa yang menjadi korban. “Dengan adanya monumen ini, kami berharap dapat menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya safety riding,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dengan tagline “Kehati-hatian tidak merugikan, namun kecerobohan dapat membuatmu kehilangan nyawa.” Menurutnya, kewaspadaan dan kehati-hatian adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

“Dengan kewaspadaan, kita bisa mencegah kecelakaan. Kami berharap aspek kehati-hatian, kecerobohan, dan kewaspadaan menjadi hal yang utama dan harus diutamakan,” pungkasnya. (Suci)

Berita Terkait

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru