KARAWANG | Lintaskarawang.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk ekoenzim dan komposter bagi warga Dusun Bojong Karya II, Desa Rengasdengklok Selatan, kecamatan Rengasdengklok kabupaten Karawang, pada Kamis (30/07/2026). Program ini dihadirkan sebagai langkah nyata edukasi pengelolaan sampah rumah tangga agar memiliki nilai guna dan ramah lingkungan.
Pelatihan yang difokuskan pada pemanfaatan limbah dan sisa bahan dapur organik tersebut menyasar peran aktif kaum perempuan dan ibu rumah tangga setempat. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak langsung membawa sisa bahan makanan organik dari rumah masing-masing sebagai bahan baku utama pembuatan pupuk.
Rangkaian pembuatan pupuk diawali dengan mencampurkan sisa limbah organik tersebut menggunakan media air cuci beras sebanyak 600 ml. Mahasiswa KKN bersama pemateri telah menyiapkan wadah khusus berupa dua galon bertingkat, di mana bagian atas difungsikan untuk penumpukan limbah organik dan bagian bawah disiapkan sebagai penampung pupuk cair hasil ekstraksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pengolahan pupuk ini mengandalkan metode fermentasi alami yang membutuhkan waktu paling cepat dua minggu hingga maksimal satu bulan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Melalui tahapan fermentasi tersebut, limbah rumah tangga yang tadinya tidak terpakai berhasil diubah menjadi pupuk komposter dan ekoenzim yang kaya nutrisi bagi tanaman.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh puluhan peserta dari perwakilan posyandu Anggrek dusun bojong karya 2 Rasih,perwakilan pkk Ibu Dariah,perwakilan mahasiswa KKN Pebrina Kusuma Dewi, mahasiswa yang mendampingi Selvy Rahmadhany
Guna memantapkan pemahaman warga, kegiatan ini menghadirkan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Komar Miharja, ST., MM., yang bertindak langsung sebagai pemateri dan instruktur teknis pembuatan pupuk. Kehadiran pihak DLHK memberikan pengarahan komprehensif terkait teknik pengolahan sampah organik yang aman dan efisien.
Perwakilan mahasiswa KKN, Pebrina Kusuma Dewi, dengan didampingi Selfy Ramadany, berharap kegiatan sosialisasi ini dapat mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah mandiri dari skala rumah tangga. Lewat pelatihan ini warga Dusun Bojong Karya II diharapkan mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan pupuk mandiri yang bermanfaat untuk pemukiman sekitar.
Penulis : Apih Kasur
Penyunting : Wahid













Tinggalkan Balasan