Jalan Ambles di Pedes Karawang Diduga Akibat Terowongan Ilegal, Camat Minta Penanganan Cepat

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Romli Sunarya, Camat Pedes bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan

Keterangan Poto: Romli Sunarya, Camat Pedes bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan

Karawang | Lintaskarawang.com — Kerusakan jalan raya di wilayah Kecamatan Pedes, tepatnya di Desa Dongkal, Sungai Buntu, menjadi perhatian serius pemerintah setempat, jalan yang mengalami kerusakan berupa lubang tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna, terlebih karena di bagian bawahnya terdapat terowongan air yang mengarah ke area persawahan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Camat Pedes, H. Romli Sunarya, bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan.

Dari hasil peninjauan, ditemukan bahwa terowongan air di bawah badan jalan diduga dibuat secara mandiri oleh sejumlah petani, tanpa koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kecamatan maupun instansi teknis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, terowongan tersebut dibuat dengan cara melubangi tanah tanpa menggunakan gorong-gorong sebagai struktur penyangga, sehingga berdampak pada melemahnya konstruksi jalan di atasnya.

“Hal ini sudah kami konsultasikan ke Kepala Dinas PUPR dan dalam waktu dekat mereka akan turun langsung ke lokasi, ini bersifat urgent demi keselamatan pengguna jalan,” ujar Romli Sunarya di lokasi, pada Senin (27/04/26).

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Karawang Sepakat Perkuat Penanganan Sampah Lewat Raperda Baru

Ia menambahkan, pihak kecamatan juga akan segera mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang untuk percepatan penanganan.

“Kami berharap perbaikan bisa segera dilakukan karena ini merupakan jalan aktif yang setiap hari dilalui masyarakat,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Romli juga mengingatkan para petani agar tidak melakukan pembangunan saluran air secara sepihak tanpa koordinasi.

Menurutnya, setiap kegiatan yang berkaitan dengan infrastruktur, khususnya yang berdampak pada fasilitas umum, harus melalui komunikasi dengan pihak terkait.

“Harus ada koordinasi dengan ketua Gapoktan, UPTD pertanian, penyuluh, maupun pihak pengairan agar tidak menimbulkan dampak seperti ini,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan masih dalam keadaan rusak dan warga diimbau untuk berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut, pemerintah setempat berharap penanganan dapat segera dilakukan guna mencegah kerusakan yang lebih parah.

Penulis: Nay

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru