Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Gelombang keluhan dari warga Dawuan di kawasan industri Kujang Cikampek, Kabupaten Karawang, semakin menguat. Namun di balik banyaknya komplain yang muncul, terselip rasa takut dari masyarakat yang khawatir akan adanya intimidasi jika identitas mereka diketahui.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi lingkungan tempat tinggal mereka semakin memprihatinkan. Mereka menyoroti aktivitas beberapa perusahaan besar di kawasan tersebut yang diduga berdampak terhadap pencemaran udara dan air.

Di antara perusahaan yang menjadi sorotan adalah PT Pupuk Kujang, PT Asri Pancawarna, serta PT Asietex Sinar Indopratama. Ketiganya disebut-sebut memiliki kontribusi terhadap perubahan kualitas lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Warga mengeluhkan kondisi Kali Karang Gelam yang kadang berubah warna menjadi kebiruan. Air yang dahulu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kini dianggap tidak layak, bahkan menimbulkan bau menyengat yang sangat mengganggu aktivitas warga.

“Air kali baunya juga sangat menyengat. Kami khawatir ini limbah, tapi tidak berani bicara terbuka,” ujar salah satu warga dengan nada cemas pada Sabtu (28/3/2026).

Tak hanya pencemaran air, dampak lain juga dirasakan saat musim kemarau. Debu diduga berasal dari aktivitas produksi PT Asri Pancawarna, produsen ubin granit, disebut mencemari udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  KADIN Jabar Larang Keras Penggunaan Atribut KADIN oleh Kepengurusan Ilegal di Karawang

Selain itu, bau limbah yang diduga berasal dari aktivitas PT Pupuk Kujang juga menjadi keluhan utama warga. Bau tersebut dinilai sangat menyengat, terutama pada waktu-waktu tertentu, hingga membuat warga merasa tidak nyaman bahkan sesak napas.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya transparansi dan respon yang dirasakan warga. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, untuk melakukan investigasi dan pengawasan ketat terhadap aktivitas industri di kawasan tersebut.

Masyarakat juga meminta jaminan perlindungan agar dapat menyampaikan keluhan tanpa rasa takut. “Kami hanya ingin lingkungan yang sehat, tapi jangan sampai kami justru mendapat tekanan karena bersuara,” ungkap warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait. Warga berharap pemerintah Kabupaten Karawang dan aparat penegak hukum segera turun tangan sebelum dampak yang ditimbulkan semakin meluas dan membahayakan kesehatan masyarakat. (LK)

Berita Terkait

Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?
Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia
DPRD Karawang Monitoring PT Calbee Wings Food, Soroti Penggunaan Air dan Kewajiban Pajak
Komisi III DPRD Karawang Temukan Gudang Disalahgunakan Jadi Pabrik di Tri Bisnis
Sorotan Tajam Peradi Disnakertrans Karawang Abaikan Problem Buruh Malah Jalan jalan ke Bali
Kunjungan Kerja ke Bali di Tengah Efisiensi Anggaran, Mr KiM: “Disnaker Jangan Foya-Foya!”
Disnakertrans Karawang Gencar Sosialisasi, Tekankan Pentingnya Bekerja Aman di Luar Negeri
Proyek Pertamina di CKR Pebayuran Diduga Gunakan Material Tanah Lumpur, Tidak Sesuai Spesifikasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:33

Lapas Warungkiara Gelar Ikrar Bersih HP Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Tegaskan Komitmen Integritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:04

Karawang ASRI Dimulai dari Jalanan Kota, Sekda Pimpin Langsung Aksi Bersih-Bersih

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:55

Bapenda Karawang Dorong Pelayanan Prima Melalui Program “Kamis Manis”

Berita Terbaru

Live

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30