Gelombang Kritik Mengguncang RS Hastien Karawang, LBH Bumi Proklamasi Sebut Manajemen Manipulatif dan Arogan

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 07:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dede Jalaludin, S.H

Dede Jalaludin, S.H

Karawang, Lintaskarawang.com – Gelombang kritik terhadap RS Hastien Karawang semakin deras. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bumi Proklamasi menilai manajemen rumah sakit tersebut bersikap manipulatif, arogan, dan berupaya memutarbalikkan fakta di balik dugaan kelalaian pelayanan yang membuat publik geram.

Praktisi hukum Dede Jalaludin, S.H., atau yang akrab disapa Bang DJ, secara terbuka mengecam keras klarifikasi demi klarifikasi yang disebarkan pihak RS Hastien melalui berbagai kanal media sosial. Menurutnya, klarifikasi tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab, melainkan upaya untuk menjaga citra di tengah sorotan publik.

“Saya rasa RS Hastien ini bukan sibuk memperbaiki pelayanan, tapi sibuk menyelamatkan citra. Mereka bersembunyi di balik kata ‘sudah sesuai SOP’, padahal di lapangan, pelayanan mereka sering kali mengabaikan kemanusiaan,” tegas Bang DJ dalam keterangannya, Senin (03/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai langkah klarifikasi publik itu bukan bentuk tanggung jawab, tetapi strategi cuci tangan dan pembenaran sistematis atas kelalaian yang nyata. “Stop manipulasi! Jangan main narasi seolah-olah semua sudah benar. Banyak saksi yang melihat pasien dibiarkan tanpa penanganan cepat. Ini bukan kesalahpahaman teknis, ini kelalaian yang bisa mematikan!” serunya dengan nada keras.

Bang DJ menegaskan bahwa RS Hastien telah melanggar nilai dasar pelayanan publik dan melukai kepercayaan masyarakat. Ia menyebut manajemen rumah sakit tersebut lebih sibuk menjaga reputasi digital daripada memperbaiki mutu pelayanan kesehatan. “Jangan jadikan media sosial sebagai ruang cuci dosa. Kalau memang merasa benar, buktikan dengan perbaikan nyata, bukan klarifikasi murahan. Nyawa pasien tidak bisa ditukar dengan klarifikasi!” tambahnya.

Baca Juga:  RSUD Jatisari Hadirkan Poli Jantung, Lengkapi Layanan EKG hingga Treadmill Test untuk Warga Karawang

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang dan Dinas Kesehatan agar tidak tinggal diam. Menurut Bang DJ, sudah saatnya pemerintah membuka mata dan menindak tegas RS Hastien, bahkan sampai pada pencabutan izin operasional jika terbukti lalai. “Jangan lagi ada pembiaran. Bupati dan Dinas Kesehatan jangan lembek kalau RS Hastien terbukti lalai, cabut izinnya! Negara harus hadir melindungi rakyat, bukan membiarkan rumah sakit bermain-main dengan nyawa,” ujarnya menegaskan.

Lebih jauh, Bang DJ menghimbau masyarakat untuk berani bersuara apabila mengalami pelayanan buruk di fasilitas kesehatan. “Rakyat jangan diam! Jangan takut melapor. Ini bukan hanya soal satu korban, tapi soal martabat pelayanan publik. Kalau dibiarkan, hari ini pasien lain bisa bernasib sama. LBH Bumi Proklamasi siap mendampingi,” katanya dengan tegas.

Publik pun menilai, klarifikasi RS Hastien yang beredar tidak menjawab substansi masalah, yaitu lemahnya respon cepat dan buruknya manajemen gawat darurat di rumah sakit tersebut. “Klarifikasi boleh dibuat seribu kali, tapi jika rakyat masih melihat nyawa diabaikan, itu bukan klarifikasi, itu penghinaan terhadap kemanusiaan,” pungkas Bang DJ. (LK)

Berita Terkait

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien
RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar
ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL
Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal
Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:58

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:16

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23

Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42

Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:20

Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 09:59

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher

Senin, 11 Mei 2026 - 05:40

Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:52

Merasa Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Minta DPRD Turun Tangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Rabu, 10 Jun 2026 - 06:27