Proyek Pertamina di CKR Pebayuran Diduga Gunakan Material Tanah Lumpur, Tidak Sesuai Spesifikasi

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar saat Mobil Dum truk menurunkan Matrial tanah

Gambar saat Mobil Dum truk menurunkan Matrial tanah

Bekasi, Lintaskarawang.com — Dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi kembali mencuat pada pelaksanaan proyek Pertamina di wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Proyek yang berada di lokasi CKR, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran tersebut, diduga menggunakan bahan material berupa tanah lumpur yang tidak sesuai dengan standar teknis yang semestinya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi , pengiriman material tanah ke lokasi proyek dilakukan pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Warga sekitar yang sempat menyaksikan proses pengiriman menyebutkan bahwa jenis tanah yang digunakan tampak berlumpur dan berair, sehingga tidak layak untuk dijadikan bahan timbunan proyek skala besar seperti proyek Pertamina Pil Tambun tersebut.

“Tanahnya becek, berlumpur, dan tidak padat. Kalau seperti itu dipakai buat timbunan, bisa amblas,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Selasa (14/10/2025).

Proyek yang disebut-sebut bernilai cukup besar ini semestinya menggunakan material timbunan dengan spesifikasi tertentu, seperti tanah merah padat atau urugan pilihan sesuai dengan ketentuan teknis kontrak pekerjaan. Penggunaan tanah lumpur dikhawatirkan akan memengaruhi kekuatan dan ketahanan konstruksi di kemudian hari.

Sumber di lapangan juga mengungkapkan bahwa pihak pelaksana proyek terkesan terburu-buru dalam proses pengiriman material tanpa memperhatikan kualitas bahan yang dikirim ke lokasi. “Kayaknya kejar target, jadi asal kirim bahan. Padahal ini proyek besar dan harusnya diawasi ketat,” ucap sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun kontraktor pelaksana terkait dugaan penggunaan tanah lumpur sebagai bahan material timbunan proyek. Pihak redaksi telah berupaya mengonfirmasi ke pihak pelaksana proyek, namun belum mendapatkan jawaban. (LK)

 

Berita Terkait

Rekrutmen Rasa Masa Depan ! Apakah Manusia Akan Tergeser AI ?
Warga Dawuan Resah, Limbah Industri Diduga Cemari Lingkungan
Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa 244 MW di Karawang, Jadi Proyek Digital Terbesar di Indonesia
DPRD Karawang Monitoring PT Calbee Wings Food, Soroti Penggunaan Air dan Kewajiban Pajak
Komisi III DPRD Karawang Temukan Gudang Disalahgunakan Jadi Pabrik di Tri Bisnis
Sorotan Tajam Peradi Disnakertrans Karawang Abaikan Problem Buruh Malah Jalan jalan ke Bali
Kunjungan Kerja ke Bali di Tengah Efisiensi Anggaran, Mr KiM: “Disnaker Jangan Foya-Foya!”
Disnakertrans Karawang Gencar Sosialisasi, Tekankan Pentingnya Bekerja Aman di Luar Negeri
Berita ini 22 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:11

Hari Pers Sedunia 2026, FWJI Raih Dukungan dan Pengakuan Internasional dari WPO

Minggu, 12 April 2026 - 05:33

Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik

Jumat, 10 April 2026 - 03:02

Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia

Selasa, 7 April 2026 - 07:24

Mengapa Banyak Orang Menikah Lagi tapi Mengulangi Kesalahan yang Sama? Jejak Pola yang Diam-Diam Dibaca Al-Qur’an

Kamis, 2 April 2026 - 09:29

Bupati Karawang Siap Lindungi Guru Pelapor Dugaan Kecurangan Program MBG

Senin, 16 Maret 2026 - 05:07

Jeritan Seniman Karawang: Surat Terbuka untuk Wamen Kebudayaan Selamatkan Seni Tradisi yang Terancam Punah

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:24

Safari Ramadan di Pedes, Wabup Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:28

Pemkab Karawang Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 810 Kuota ke 13 Kota Tujuan

Berita Terbaru

Live

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30