Keprihatinan Petani Sawah di Desa Gebang Jaya Terkait Serangan Hama Tikus

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Petani sawah di Desa Gebang Jaya, Karawang, menyatakan keprihatinannya atas serangan hama tikus yang mengancam tanaman padi mereka. Sebelumnya, para petani di wilayah tersebut telah menghadapi tantangan kekurangan air yang signifikan. Namun, sekarang mereka dihadapkan pada masalah baru, yaitu serangan tikus yang merusak hasil panen mereka.

Menurut video yang diunggah oleh pengguna media sosial Facebook atas nama Papah Irfan dalam siaran langsung, petani memperlihatkan kepedulian mereka terhadap situasi tersebut. Mereka menyoroti peran aparat desa, khususnya Desa Gebang Jaya, dalam membantu mengatasi masalah tersebut.

Poto Screen shot video Facebook Papah Irfan
Poto Screen shot video Facebook Papah Irfan

Dalam perbincangannya, mereka menekankan perlunya keterlibatan aktif aparat desa dalam menggerakkan masyarakat petani untuk melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap serangan tikus.

Salah satu petani dalam video tersebut menyampaikan, “Kala gumarang tikus atau gorol, jangan pada diam aja pemerintah, lihat tanduran, kalau begini saja mah hancur Desa Gebang Jaya.”

Dia juga meminta lurah Yaman untuk memberikan instruksi kepada jajarannya, mulai dari Sekdes hingga hansip, untuk terlibat aktif dalam mengatasi masalah ini.

Diakhir kalimat dalam perbincangan petani menyampaikan, “ini adalah hanya peringatan pada Aparat Desa Gebang jaya sekian dan terimakasih petani Desa Gebang jaya.”

Komentar yang disampaikan dalam bahasa Sunda tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk memperluas pemahaman atas situasi yang dihadapi oleh para petani di Desa Gebang Jaya.

(Red/Aping)

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 1 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru