Karawang | Lintaskarawang.com – Pemerintah Desa Warudoyong Selatan bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta para petani bergerak cepat melakukan penanganan terhadap tanggul yang jebol di wilayah KW 13, Desa Warudoyong Selatan, pada Kamis (19/06/2026).
Saat melakukan monitoring di lokasi, Ade Suherman yang akrab disapa Ade Golun Sebagai Bidang SPP Operasional Seksi Rengasdengklok wilayah II PJT II, menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut sekaligus menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi seluruh pihak.
“Pertama-tama saya memohon maaf atas terjadinya tanggul jebol ini. Ke depan, setiap pengambilan air, baik oleh masyarakat maupun pihak korporasi, harus dikoordinasikan dengan baik,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ade, berdasarkan informasi di lapangan, terdapat pengambilan air untuk kebutuhan pengairan areal persawahan seluas sekitar 16 hektare yang berada di belakang pabrik es. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang perlu dievaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
la menjelaskan, saat ini tim dari PJT II bersama pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan petani bergotong royong memperbaiki tanggul yang rusak agar aliran irigasi kembali normal.
“Alhamdulillah hari ini tim kami dari PJT II bersama tokoh masyarakat, BPD, dan para petani akan bergotong royong, bersama-sama menangani tanggul ini. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” katanya.
Ade juga menyoroti kondisi prasarana irigasi di wilayah utara Karawang, khususnya Saluran Induk Tarum Barat dan sejumlah saluran sekunder yang dinilai sudah tidak dalam kondisi baik. Selain sedimentasi, keberadaan bangunan liar di sekitar saluran irigasi juga menjadi tantangan yang harus segera dibenahi.
la menegaskan bahwa upaya menjaga infrastruktur irigasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Tidak bisa berjalan secara ego sektoral. Semua pihak harus berkolaborasi dan berkontribusi untuk menyukseskan swasembada pangan sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang, dapat tercapai,” tegasnya.
Perbaikan tanggul diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan air untuk lahan pertanian kembali normal dan aktivitas para petani tidak terganggu.
Penulis : Apih kasur













Tinggalkan Balasan