Pejabat Tak Lengkap, GMPI Karawang Walk Out dari Audiensi DPUPR

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Karawang memilih walk out dari forum audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang. Sikap tegas tersebut diambil karena pihak dinas dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam menanggapi berbagai persoalan proyek infrastruktur yang selama ini kerap menjadi temuan pemeriksaan.

Audiensi yang sedianya menjadi ruang klarifikasi atas sejumlah proyek infrastruktur yang mendapat catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) justru berlangsung tanpa kehadiran pejabat yang dianggap memiliki kewenangan penuh. Dari jajaran DPUPR, hanya Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dani Firmansyah, yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Padahal sebelumnya, DPD GMPI Karawang telah melayangkan surat permohonan audiensi secara resmi dengan permintaan agar Kepala Dinas PUPR serta seluruh kepala bidang di lingkungan DPUPR hadir untuk memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapan tersebut.

Salah satu pengurus DPD GMPI Karawang, Fuad Hasan, menilai kehadiran hanya satu kepala bidang menunjukkan minimnya keseriusan DPUPR dalam menjawab berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

“Kalau hanya satu kepala bidang yang hadir, saya yakin beliau tidak akan mampu menjawab seluruh persoalan yang ingin kami tanyakan. Apalagi Kepala Dinas PUPR juga tidak hadir. Kami menilai audiensi ini tidak akan menghasilkan apa-apa, sehingga kami memilih walk out,” tegas Fuad, Rabu (11/3/2026).

Fuad menegaskan bahwa GMPI Karawang akan menjadwalkan ulang audiensi dengan DPUPR dalam waktu dekat. Dalam pertemuan berikutnya, mereka menuntut agar Kepala Dinas dan seluruh kepala bidang hadir secara langsung.

Baca Juga:  Hari puncak milangkala Desa Mulyasari, banjir hadiah dan Potong Tumpeng yang ke 42 tahun

Menurutnya, audiensi tersebut bukan sekadar forum seremonial, melainkan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Karawang.

“Kami tidak ingin masyarakat Kabupaten Karawang terus dirugikan oleh proyek-proyek yang dikerjakan asal jadi. Banyak proyek yang akhirnya menjadi temuan BPK, bahkan ada yang mengalami kelebihan bayar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa proyek yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada dasarnya merupakan bentuk kegagalan pekerjaan yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Ketika proyek melenceng dari RAB dan menjadi temuan BPK, itu artinya masyarakat Karawang sedang disuguhi proyek gagal. Uang rakyat dipakai, tetapi kualitas pekerjaan jauh dari yang direncanakan,” kata Fuad.

DPD GMPI Karawang pun memberikan ultimatum kepada pihak DPUPR. Jika pada audiensi berikutnya kembali tidak menghadirkan pejabat yang memiliki kewenangan menjawab berbagai persoalan tersebut, mereka menyatakan siap menggelar aksi damai sebagai bentuk protes.

“Jika audiensi berikutnya kembali diabaikan, kami akan turun ke jalan. Ini bukan sekadar persoalan organisasi, tetapi soal tanggung jawab penggunaan anggaran publik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPR Karawang, Dani Firmansyah, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kepala Dinas PUPR dan sejumlah kepala bidang disebabkan adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Menurutnya, Kepala Dinas PUPR saat ini tengah mendampingi tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kegiatan pemeriksaan. Adapun beberapa kepala bidang lainnya disebut sedang menjalankan agenda dinas di luar kantor.

(Wahid)

Berita Terkait

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah
Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian
Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh
Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026
Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026
Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja
Camat Karawang Timur Pimpin Apel Malam dan Sidak Cipta Kondusivitas di Karawang Wetan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 01:02

Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat

Senin, 4 Mei 2026 - 05:18

Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko

Kamis, 30 April 2026 - 11:15

Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Senin, 20 April 2026 - 14:14

Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Berita Terbaru