Kadis PUPR Diduga Menghindar Aliansi Ormas Islam Karawang Kecewa Berat Soal Izin Helen’s Cinema

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 04:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, lintasKarawang.com — Sikap tertutup dan tidak responsif kembali ditunjukkan oleh instansi pemerintah daerah. Jumat, 19 Desember 2025. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang dinilai “ngumpet” dan menghindar saat Aliansi Ormas Islam Karawang mendatangi kantor Dinas PUPR untuk meminta audiensi terkait perizinan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) Helen’s Cinema atau yang dikenal sebagai Theater Night Mart.

Aliansi Ormas Islam Karawang yang terdiri dari AHIBBA dan Kang MACAN datang secara resmi untuk menyampaikan aspirasi dan keberatan atas terbukanya izin tempat hiburan tersebut. Namun sangat disayangkan, tidak satu pun pejabat struktural Dinas PUPR hadir, baik Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, maupun pejabat teknis terkait.

Aliansi hanya diterima oleh petugas pelayanan, dengan alasan seluruh pimpinan sedang berada di luar kota. Alasan tersebut dinilai tidak masuk akal dan terkesan sebagai upaya menghindari dialog.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami datang secara baik-baik, resmi, dan terbuka. Tapi yang kami temui hanya pelayanan. Kadis, Sekdis, sampai staf teknis tidak ada satu pun. Ini jelas mencederai semangat demokrasi dan keterbukaan,” tegas Muhammad Robi, perwakilan Kang MACAN.

Robi menyampaikan penolakan keras terhadap keberadaan tempat hiburan yang dinilai tidak sejalan dengan nilai religius dan kultur masyarakat Karawang.

“Kami menolak tegas Helen’s Cinema maupun tempat hiburan sejenis. Ini bukan semata soal izin bangunan, tapi menyangkut moral, ketertiban sosial, dan masa depan generasi Karawang,” ujarnya.

Baca Juga:  Pawai Obor Menyambut Ramadhan 1446 H Wakil Bupati Karawang Lepaskan Peserta di Al Jihad

Hal senada disampaikan Ketua AHIBBA Karawang, Agus Iman. Ia menyebut hingga kini tidak ada satu pun tanggapan resmi dari pihak Dinas PUPR, meski audiensi telah diajukan secara prosedural.

“Sikap diam dan menghindar ini justru memicu kecurigaan publik. Pemerintah seharusnya hadir, bukan bersembunyi dari aspirasi umat,” tegas Agus Iman.

Menurutnya, penolakan yang disuarakan ormas Islam bukan tanpa dasar. Prinsip amar ma’ruf nahi mungkar menjadi landasan utama, karena keberadaan tempat hiburan malam dinilai bertentangan dengan nilai keislaman dan kultur masyarakat Karawang yang religius.

Agus Iman juga mengingatkan pernyataan lama Bupati Karawang yang secara terbuka pernah menyatakan tidak akan mengizinkan operasional tempat hiburan seperti Holywings dan sejenisnya di Karawang.

“Dulu Bupati dengan jelas menyampaikan tidak akan mengizinkan. Sekarang kami hanya menagih komitmen itu. Jangan sampai janji hanya jadi slogan,” pungkasnya.

Aliansi Ormas Islam Karawang menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Jika pemerintah daerah tetap bersikap tertutup dan abai, mereka tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar.

Situasi ini dinilai berpotensi memicu gejolak sosial apabila tidak segera ditangani secara terbuka, jujur, dan transparan oleh instansi terkait.

 

(Nur)

Berita Terkait

16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:42

GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:31

Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:47

Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:42

Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:46

Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:05

Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:43

Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:29

Leni Marlina Nomor 3 Raih Suara Terbanyak, Terpilih sebagai Perwakilan Perempuan BPD Desa Gombongsari

Berita Terbaru