Proyek Underpass Warung Bambu Terendam Banjir Akibat Hujan Deras

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Proyek pembangunan underpass di perlintasan Warung Bambu mengalami hambatan serius setelah lokasi pekerjaan terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Karawang sejak pagi. Genangan air setinggi hampir sepinggang orang dewasa membuat aktivitas konstruksi terpaksa dihentikan sementara 18 November 2025.

Para pekerja memilih untuk menghentikan pekerjaan karena intensitas hujan yang tidak kunjung mereda, demi menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan alat kerja. Kondisi cuaca yang tidak stabil belakangan ini membuat progres pembangunan underpass menjadi terhambat.

Baca Juga:  Rahardian Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DPD GMPI Karawang

Menurut informasi dari lokasi, proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025 sesuai kontrak kerja. Namun, dengan kondisi cuaca yang sering berubah—kadang panas terik, kadang hujan deras—penyelesaian proyek diperkirakan dapat mengalami keterlambatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Genangan air yang memenuhi area pengerjaan dinilai menjadi bahan evaluasi bagi pihak kontraktor untuk meninjau kembali sistem manajemen air dan mitigasi cuaca di lapangan. Pekerja berharap kondisi cuaca segera membaik agar pembangunan dapat kembali dilanjutkan sesuai target.

Reporter: Dadan

Berita Terkait

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393
Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru