Pedagang Liar Kian Menjamur, JMPP Ultimatum Pemkab: Tertibkan Sebelum Akhir November

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 10:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator JMPP, Nana Satria Permana

Koordinator JMPP, Nana Satria Permana

Karawang, Lintaskarawang.com – Penataan pedagang di kawasan Portal Rengasdengklok dan lahan milik PJKA (Pasar Lama) kembali menjadi sorotan tajam. Jaringan Masyarakat Peduli Pembangunan (JMPP) menilai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Kabupaten Karawang gagal menertibkan pedagang liar pasca relokasi Pasar Rengasdengklok lama. Alih-alih menuntaskan persoalan, kedua instansi tersebut dinilai hanya berputar pada rapat tanpa hasil nyata.

Koordinator JMPP, Nana Satria Permana, menegaskan kondisi di lapangan semakin semrawut akibat tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah.

“Sudah cukup drama rapat-rapat kosong itu. Tiap tahun alasannya koordinasi, tapi tidak ada hasil. Rengasdengklok ini bukan panggung sandiwara Disperindag. Kalau tidak berani menertibkan, mundur saja dari jabatan!” tegas Nana, Selasa (18/11/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedagang Liar Menjamur, Pengawasan Dinilai Mandul

Menurut Nana, kawasan Portal dan lahan PJKA telah lama menjadi titik kemacetan serta kekacauan akibat pedagang liar yang kembali bermunculan pasca relokasi Pasar Rengasdengklok lama, meski peringatan berulang kali diberikan.

“Yang lebih parah, pemerintah terkesan takut menghadapi pedagang liar. Ada apa di balik pembiaran ini? Apakah ada pihak-pihak yang bermain? Publik berhak tahu!” ujarnya.

JMPP juga menemukan bahwa hampir tidak ada pengawasan dari perangkat daerah maupun aparat di lokasi.

“Lapangan dibiarkan liar tanpa kontrol. Sementara pedagang resmi malah dirugikan. Ini bentuk ketidakadilan yang dipelihara,” tegas Nana.

Respons Pemkab: Masih Menunggu Rapat Koordinasi

Sebelumnya, Plt. Kepala Disperindag Karawang, Eka Sananta, menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyiapkan rapat koordinasi bersama TKKSD tingkat kabupaten untuk membahas penataan pedagang di kawasan Portal dan lahan PJKA.

“Kami akan segera rapat dengan TKKSD untuk penataan, baik di area Portal maupun di lahan PJKA (RTH),” katanya saat kegiatan Paten di Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (04/11/25).

Baca Juga:  Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Karawang, 120 Gram Sabu Berhasil Diamankan di Banyusari

Di sisi lain, Kasatpol PP Karawang, Basuki Rahmat, menegaskan kesiapan pihaknya melakukan penertiban kapan pun dibutuhkan. Namun ia menggarisbawahi bahwa persoalan utama bukan pada penertibannya, melainkan kelanjutan setelah penertiban dilakukan.

“Satpol PP siap menertibkan kapan saja. Dalam waktu sejam pun bisa beres. Tapi masalahnya bukan di situ, melainkan pascapenertiban. Jangan sampai pedagang kembali gentayangan tanpa solusi,” ujarnya.

Basuki berharap rapat koordinasi segera dilakukan agar penanganan bisa berjalan dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Ultimatum JMPP: Batas Waktu Akhir November

JMPP memberikan batas waktu hingga akhir November bagi Disperindag dan TKKSD untuk menuntaskan koordinasi dan bergerak melakukan tindakan nyata.

“Kami tidak mau lagi mendengar kata rapat koordinasi. Cukup. Kami tunggu tindakan nyata. Kalau tidak, JMPP akan turun langsung bersama warga dan membawa persoalan ini ke DPRD serta Inspektorat,” tegas Nana.

Ia memperingatkan bahwa kondisi sosial di Rengasdengklok semakin memanas. Ketidaktegasan pemerintah dinilai memicu gesekan antar-pedagang.

“Yang tertib jadi korban, yang liar malah dibiarkan. Ini kebijakan absurd. Pemkab jangan jadi penonton di tengah kekacauan yang mereka biarkan sendiri,” ucapnya.

Kawasan Semrawut, Wajah Kota Tercoreng

Nana menambahkan bahwa masyarakat Rengasdengklok sudah sangat sabar menunggu perubahan. Kawasan Portal dan Pasar Lama, yang awalnya dirancang sebagai ruang publik dan jalur sirkulasi kendaraan, kini berubah menjadi zona kumuh yang merusak estetika kota.

“Rengasdengklok ini pintu utara Karawang. Tapi yang terlihat sekarang kumuh, macet, dan semrawut. Pemerintah jangan tutup mata. Kalau tidak mampu menegakkan aturan, biar rakyat yang bersuara!” pungkasnya. (Rls)

Berita Terkait

GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS
Banyak Kepala Desa Absen di Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Tingkat Kecamatan Pedes, Hanya Empat yang Terlihat Hadir
Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393
Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,
Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393
Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.
Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu
Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Rabu, 2 September 2026 - 04:48

Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Berita Terbaru