Kasus RS Hastien Belum Tuntas, LBH Bumi Proklamasi Minta Komisi IV Segera Gelar RDP ke-2

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bang DJ

Bang DJ

Karawang, Lintaskarawang.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bumi Proklamasi kembali menekan Komisi IV DPRD Karawang agar segera menjadwalkan ulang Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke-2 terkait dugaan malapraktik di Rumah Sakit Hastien, Rengasdengklok. Selasa (28/10/2025), Dede Jalaludin, SH, selaku perwakilan LBH Bumi Proklamasi yang akrab disapa Bang DJ menegaskan bahwa proses ini tidak boleh mandek hanya karena emosi pejabat di pertemuan sebelumnya.

Bang DJ menekankan urgensi langkah cepat dari para wakil rakyat. Ia meminta Komisi IV membentuk tim investigasi netral yang benar-benar fokus mengungkap fakta medis dan administrasi di RS Hastien. Tidak hanya itu, pihaknya juga mendesak agar data investigasi dari Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Endang Suryadi, yang hingga kini belum disampaikan secara resmi, segera dibuka ke publik demi transparansi.

Menurut Bang DJ, ada dugaan kuat bahwa kebijakan efisiensi pihak rumah sakit yang ditanggung melalui BPJS Kesehatan justru mengakibatkan proses penyembuhan pasien semakin lambat. Hal ini tidak hanya berdampak pada kualitas layanan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan nyawa pasien. “Terkesan rumah sakit Hastien tidak mau rugi. Jika benar ada praktik seperti itu, maka ini bukan sekadar malapraktik, melainkan maladministrasi yang sangat serius,” ujarnya.

Ia menilai masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang terang dan tanpa ditutup-tutupi. Pihak keluarga korban, bersama para pendamping hukum dan aktivis, menunggu keseriusan DPRD sebagai lembaga pengawasan sektor kesehatan di Karawang.

Seperti diberitakan sebelumnya, RDP pertama yang digelar Senin (20/10/2025) berakhir ricuh dan dihentikan lebih cepat. Suasana memanas setelah Kadinkes Karawang disebut naik tensi hingga gagal memaparkan hasil audit medis mengenai kasus meninggalnya Mursiti (62), warga Bekasi, yang diduga menjadi korban kelalaian pascaoperasi di RS Hastien.

Pertemuan yang berlangsung di ruang paripurna DPRD tersebut dihadiri Komisi IV DPRD, perwakilan Dinas Kesehatan, manajemen RS Hastien, LBH Bumi Proklamasi, serta Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB). Namun forum yang semestinya menjadi ruang klarifikasi itu malah berakhir tanpa kepastian, karena sikap temperamental Kadinkes yang dinilai arogan dan tidak profesional ketika diminta menyampaikan data audit.

Karena itu, desakan LBH Bumi Proklamasi menjadi peringatan keras agar lembaga legislatif dan eksekutif tidak mengabaikan keselamatan warga. Publik kini menantikan apakah Komisi IV mampu mengambil langkah tegas dan berpihak pada keadilan pasien. (LK)

Berita Terkait

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Berita ini 16 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru