Mr. KiM Soroti Isu 150 Juta dalam Kasus Oktav

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr KiM)

Nurdin Syam (Mr KiM)

Karawang, Lintaskarawang.com – Ramainya isu mengenai dugaan “150 juta Restorative Justice (RJ)” yang dikaitkan dengan perkara ujaran kebencian terhadap warga Karawang dengan terduga Oktav, Manager FCC, terus menjadi sorotan publik. Kasus ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari aktivis, insan pers, praktisi hukum, hingga para intelektual yang menilai isu tersebut perlu dikaji secara objektif dan hati-hati.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati sosial Karawang, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr. KiM, memberikan pandangannya. Ia menilai keputusan pelapor untuk mencabut laporan polisi (LP) merupakan tindakan yang didasari oleh pertimbangan kemanusiaan.

“Jika pelapor mencabut LP-nya, tentu dengan alasan kuat. Misalnya, karena keluarga terlapor, istri dan anak-anaknya datang memohon maaf atas perbuatan terlapor agar masalah ini tidak dilanjutkan. Dari sisi nurani, langkah pelapor tersebut patut diapresiasi,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Mr. KiM menegaskan bahwa isu “150 juta” yang dikaitkan dengan proses RJ harus dapat dibuktikan secara fakta dan hukum. Jika tidak, maka hal itu bisa menjadi bentuk pembunuhan karakter terhadap pelapor.

“Siapa yang pertama kali menyebarkan isu itu ke publik? Jika tudingan ini tidak memiliki bukti kuat, maka sama saja dengan mencemarkan nama baik dan merusak reputasi pelapor,” tambahnya.

Baca Juga:  Hikmah dan Manfaat Berpuasa: Sehat Jasmani dan Pembersihan Rohani

Lebih lanjut, ia juga mengkritisi pelapor yang tidak melakukan komunikasi kepada saksi-saksi sebelum mengambil keputusan RJ. “Meskipun tidak ada aturan hukum yang mewajibkan hal itu, namun secara sosial, seharusnya pelapor memberi tahu para saksi agar tidak timbul prasangka buruk,” ujarnya.

Menurut Mr. KiM, dalam dunia sosial apa pun bentuknya, tidak semua orang akan berpikir positif. Akan selalu ada pihak yang menilai negatif, bahkan menyebarkan komentar miring. “Itu bagian dari dinamika sosial. Jangan terlalu diambil hati. Teruslah berbuat baik dan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menilai bahwa komentar-komentar miring yang beredar mungkin berasal dari rasa iri atau ketidakmampuan sebagian pihak yang tidak mendapat kesempatan serupa. “Bisa jadi mereka memang terbiasa berpikir dengan logika cuan. Padahal, kemanusiaan seharusnya tidak dijadikan komoditas,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Mr. KiM menulis catatan reflektif:

“Carilah cuan sebanyak-banyaknya. Rezeki adalah milik semesta, dan semesta yang menentukan kepada siapa cuan hari ini diberikan.” (LK)

 

Berita Terkait

Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik
Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia
Mengapa Banyak Orang Menikah Lagi tapi Mengulangi Kesalahan yang Sama? Jejak Pola yang Diam-Diam Dibaca Al-Qur’an
Bupati Karawang Siap Lindungi Guru Pelapor Dugaan Kecurangan Program MBG
Jeritan Seniman Karawang: Surat Terbuka untuk Wamen Kebudayaan Selamatkan Seni Tradisi yang Terancam Punah
Safari Ramadan di Pedes, Wabup Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
Pemkab Karawang Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 810 Kuota ke 13 Kota Tujuan
Komisi IV DPRD Jabar Tinjau TPPAS Lulut Nambo dan Kegiatan Pertambangan di Bogor
Berita ini 54 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Minggu, 12 April 2026 - 10:25

Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang

Sabtu, 11 April 2026 - 09:22

Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa

Sabtu, 11 April 2026 - 07:06

BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam

Sabtu, 11 April 2026 - 06:13

224 PJU Terpasang, DPRD Jabar Pastikan Penerangan Jalan di Karawang Tepat Sasaran

Sabtu, 11 April 2026 - 02:31

Anggota DPRD Karawang Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi

Kamis, 9 April 2026 - 11:03

Ribuan Kupon Berhadiah Motor Dibagikan di HUT ke-19 Laskar NKRI Karawang

Berita Terbaru