Musim Proyek, Pejabat Karawang Sulit Dihubungi: Saatnya Bupati Evaluasi Mental ASN yang Antikritik

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 01:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Di tengah maraknya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang, muncul sorotan tajam terhadap sikap sejumlah pejabat publik (ASN) yang dinilai sulit dihubungi, terutama oleh para pemerhati kebijakan, aktivis, dan insan media. Fenomena ini dinilai mencerminkan rendahnya mental keterbukaan serta lemahnya tanggung jawab moral pejabat publik terhadap transparansi penggunaan anggaran daerah. (16/10/2025).

Banyak kalangan menilai, ketika anggaran daerah digelontorkan besar-besaran untuk proyek pembangunan, seharusnya para pejabat yang terlibat siap memberikan penjelasan kepada publik. Namun yang terjadi, justru sebagian ASN memilih ‘menghindar’ ketika dikonfirmasi soal proyek yang tengah berjalan. Bahkan ada yang seolah menutup akses komunikasi sama sekali, baik melalui telepon maupun pesan.

Kondisi tersebut membuat publik bertanya-tanya: apa yang sebenarnya sedang disembunyikan? Sikap menutup diri dari kontrol sosial dan media ini jelas bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para aktivis menilai, pejabat yang tidak siap menghadapi kritik atau konfirmasi publik seharusnya tidak pantas menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Sebab, jabatan publik bukan ruang nyaman untuk bersembunyi, tetapi amanah yang menuntut tanggung jawab dan transparansi.

Baca Juga:  Situasi Kondusif, Kemendagri Apresiasi Masyarakat dan Forkopimda Karawang

“Kalau mereka tidak siap berkomunikasi dengan masyarakat, pemerhati, atau media, sebaiknya mundur saja. Karawang butuh pejabat yang bermental kuat, bukan yang alergi terhadap kritik,” ujar salah satu pemerhati kebijakan publik di Karawang dengan nada tegas.

Selain itu, situasi ini juga mencoreng citra pemerintahan daerah yang tengah berupaya membangun kepercayaan publik melalui pembangunan fisik. Sebagus apa pun proyek yang sedang berjalan, jika dikelola oleh pejabat yang tidak terbuka, akan tetap menimbulkan kecurigaan dan kritik keras dari masyarakat.

Pemerhati berharap Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, turun tangan mengevaluasi kinerja para pejabat tersebut. Langkah tegas perlu diambil, agar tidak muncul kesan bahwa pejabat publik di Karawang hanya aktif saat menerima proyek, tapi pasif ketika diminta menjelaskan ke publik.

Sudah saatnya Pemkab Karawang memperkuat budaya komunikasi terbuka di kalangan ASN. Sebab tanpa transparansi dan keterbukaan, pembangunan fisik yang gencar dilakukan hanya akan menjadi simbol kosong tanpa makna.

“Pejabat publik harus siap dikritik, dikonfirmasi, dan diawasi. Jika tidak siap, lebih baik angkat kaki dari jabatan itu,” pungkas salah satu aktivis Karawang dengan nada keras. (LK)

 

Berita Terkait

Mr Kim: Temuan Map Bertuliskan “Bupati Karawang” di Rumah Eks Kepala BGN Jangan Digiring ke Opini Negatif
Apakah Meremas Bisa Menghilangkan Stres? Ini Dia Jawabannya !
Kasus Keracunan Makanan MBG di Bandung Timbulkan Efek Domino, Program Terancam Mubazir
Ada Apa? Kerugian Negara Rp5,1 M, Mr KiM Ungkap Klu: “Tunggu Tanggal Mainnya!”
Kritik Adalah Vitamin, Pejabat Karawang Diminta Jangan Antikritik
Asep Mahdum Rowi, SE: Gubernur atau YouTuber? Kepemimpinan Harus Fokus pada Solusi, Bukan Sensasi
Membedah Bukti Pelanggaran RI 36 Milik Raffi Ahmad: Perspektif Ferry Irwandi
Analisis Teguh Nurdiansyah: Antara Playing Victim dan Politik Kambing Hitam di Karawang
Berita ini 32 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:14

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Sambungkan Kalijati-Kamurang dan Permudah Akses Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:56

56 Pramuka Karawang Dilepas Menuju Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:00

Ketua KSM GMBI Kedungwaringin Apresiasi Polsek, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:45

‎Pemkab Karawang Tertibkan 93 Bangunan Liar di Sekitar Gerbang Tol Karawang Timur ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:59

Gerak Cepat! H. Karsim Langsung Eksekusi Normalisasi Irigasi Usai Petani Mengeluh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:16

Maju sebagai Calon BPD Desa Darawolong,Robi Herawan Nomor Urut 2 Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Dusun Kali Jeruk.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:20

Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:58

Dewan Tani H. Karsim Perintahkan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Jalur Pertamina di Rawamerta

Berita Terbaru