Penyaluran Kartu PKH dan BPNT di Kecamatan Kutawaluya Dilaksanakan 4.636 KPM Terdata

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 08:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, mulai menyalurkan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2025, dengan total data penerima sebanyak 4.636 KPM.

Pelaksanaan hari pertama (5 Oktober) difokuskan untuk enam desa, yaitu Desa Kutagandok, Kutajaya, Kutakarya, Kutamukti, Kutaraja, dan Mulyajaya. Sementara pada hari kedua (6 Oktober), penyaluran dilanjutkan untuk desa Sampalan, Sindangkarya, Sindangmukti, Sindangmulya, Sindangsari, dan Waluya.

Namun, tidak seluruh data KPM dapat disalurkan karena telah dilakukan verifikasi dan pemadanan oleh pemerintah pusat melalui PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Sejumlah nama dinyatakan tidak layak menerima bantuan karena berbagai alasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Totalnya ada 4.636 KPM, namun tidak semuanya bisa disalurkan. Ada yang terindikasi terlibat judi online, sudah meninggal dunia, tidak terdaftar dalam deteksi bulan Agustus, atau berasal dari keluarga ASN,” ungkap Arif Wardani, Koordinator Kecamatan PKH Kutawaluya, saat ditemui di lokasi kegiatan, didampingi Asep Miraj.

Dalam proses pengambilan bantuan, pihak Bank BNI sebagai penyalur telah menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh setiap KPM. Di antaranya adalah membawa KTP asli, fotokopi KTP sebanyak satu lembar, fotokopi Kartu Keluarga satu lembar, serta formulir chip dari desa. Penyaluran juga harus dihadiri langsung oleh KPM yang bersangkutan dan tidak boleh diwakilkan.

Baca Juga:  Rescue Katar Karawang Bersihkan TPS Liar di Plawad

Hingga hari pertama pelaksanaan, proses penyaluran berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Tiga desa telah selesai dilayani dengan tertib berkat persiapan matang dari pihak Kecamatan Kutawaluya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini sudah tiga desa berjalan dengan lancar. Kami sudah menyiapkan segalanya agar tidak terjadi kerumunan dan antrean panjang. Kami juga memisahkan antara jalur KPM PKH dan sembako, serta menyiapkan dua meja berbeda di aula kecamatan untuk mempercepat proses,” tambah Arif

Lebih lanjut, Asep miraj berharap agar para penerima bantuan tidak terlalu bergantung pada bantuan pemerintah. Ia menekankan bahwa bantuan sosial bersifat sementara dan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif.

“Harapannya, para KPM, baik PKH maupun sembako, tidak terlalu mengandalkan bansos. Bantuan ini hanya bersifat sementara, tapi semoga bisa memberdayakan untuk jangka panjang. Gunakanlah untuk keperluan penting seperti perlengkapan sekolah anak, seragam, buku, dan lainnya. Jangan untuk keperluan konsumtif,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan disalurkan dengan tertib serta efisien kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

(Wahid)

Berita Terkait

Novia Nurfitriani Nomor Urut 2, Bawa Suara Perempuan dalam Pemilihan BPD Rengasdengklok Selatan
Kongres II GMPI Digelar, Momentum Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Menuju Lima Tahun Berikutnya
Warga Pamahan Dukung Gunawan Maju Pilkades Sumberurip, Berharap Pertanian, Pendidikan hingga Air Bersih Jadi Prioritas
Mencalonkan Diri sebagai Balon Kepala Desa Sumbereja, H. Rahmat Ingin Mengabdi dan Membangun Desa Bersama Masyarakat
Berkas Diterima Sebelum Penutupan, Mengaku Serahkan Rp1 Juta kepada Lurah, Sri Maryani Malah Digugurkan dari Bakal Calon BPD Waluya
Dapat Nomor Urut 2, Diding Haryono Usung Program “ASIAP” dan Pendekatan Humanis di BPD Kutanegara
Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Musrenbangdes 2026: Pemdes Rengasdengklok Utara Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Desa
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru