Karawang, Lintaskarawang.com – Belum genap satu tahun menjabat sebagai Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE terus menunjukan konsistensi dalam melanjutkan program-program terdahulu yang lebih terasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi-misi kepemimpinannya yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.
Jargon “Karawang Maju” yang digelorakan Bupati H. Aep bukan sekadar slogan kosong. Menurutnya, jargon tersebut berawal dari doa dan harapan agar tanah kelahirannya bisa maju di setiap sektor, mulai dari penataan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur yang merata dari desa hingga kota.
Sejumlah program prioritas pun mulai dijalankan, di antaranya penanganan darurat sampah, pengurangan angka pengangguran, serta mendorong perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM. Selain itu, H. Aep juga memberi perhatian khusus pada sektor pertanian dengan memberikan solusi nyata bagi para petani, serta memastikan bantuan rumah layak huni bagi warga Karawang yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari sisi keamanan dan ketertiban, Pemkab Karawang di bawah kepemimpinannya berkomitmen menghadirkan suasana kondusif bagi seluruh masyarakat. “Karawang Maju” juga diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur yang merata, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan menjangkau hulu hingga hilir.
Namun demikian, kritik tetap hadir sebagai bagian dari dinamika kepemimpinan. Pada momentum Hari Jadi Karawang ke-392, 14 September 2025, Gubernur Jawa Barat KDM menyoroti kondisi rumput liar di sepanjang jalan interchange Karawang Barat yang dianggap mengganggu keindahan. Kritik itu langsung direspons cepat oleh Pemkab Karawang, hanya sehari setelah acara milangkala, petugas diturunkan untuk membersihkan area tersebut.
Kritik serupa juga datang dari mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Ade Swara (Dasim), terkait perubahan nama gerbang Plaza Pemda dari “Interasih” menjadi “Karawang Maju”. Meski demikian, H. Aep memandang setiap pemimpin memiliki era dan cara masing-masing. “Interasih” yang berarti Indah, Tertib, Aman, dan Bersih pernah relevan pada masanya, sedangkan “Karawang Maju” hadir sebagai semangat baru untuk era kepemimpinannya.
Perubahan jargon tersebut diharapkan bukan hanya sekadar simbol, melainkan benar-benar menjadi doa bersama yang diwujudkan melalui kerja nyata pemerintah daerah. H. Aep sendiri dikenal bukan tipikal pemimpin yang pandai merangkai kata, melainkan lebih banyak bekerja sebagaimana latar belakangnya sebagai seorang pengusaha.
“Sedikit berbicara banyak bekerja, sedikit basa-basi banyak implementasi,” begitu prinsip yang selalu dipegangnya dalam menjalankan amanah sebagai Bupati Karawang. Prinsip ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Semangat “Karawang Maju” pun kini menjadi harapan baru. Dengan konsistensi kerja, dukungan masyarakat, serta sikap terbuka terhadap kritik, Bupati H. Aep optimistis mampu membawa Kabupaten Karawang ke arah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (LK)













Tinggalkan Balasan