Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0604 Karawang, serta sejumlah kawasan industri yang dilalui aliran Sungai Cikalapa, merumuskan langkah nyata penanganan bencana longsor dan luapan air sungai yang kerap dikeluhkan masyarakat sekitar.
Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (6/8), Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk menghadirkan solusi konkret terhadap permasalahan yang sudah berlangsung lama tersebut.
Kami pemerintah daerah hadir dengan keputusan nyata. Setidaknya ada beberapa program pembangunan yang akan kami realisasikan di titik-titik rawan sepanjang aliran Sungai Cikalapa. Ini bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekitar,”* ujar Bupati Aep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, Pemkab Karawang menggandeng Kodim 0604 Karawang untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan program, baik dalam tahap perencanaan maupun pembangunan fisik di lapangan.
Kolaborasi ini melibatkan empat pilar utama: Pemda, TNI, BBWS, dan para pelaku industri. Keempat pihak tersebut berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya dan keahlian masing-masing demi menyukseskan pembangunan infrastruktur pengendali banjir dan penanggulangan longsor di wilayah aliran Sungai Cikalapa.
Langkah strategis yang dirancang meliputi penguatan tanggul, normalisasi aliran sungai, serta pembangunan saluran pembuangan dan area resapan air, yang ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat.
Diharapkan, melalui kolaborasi yang solid ini, persoalan banjir dan longsor di kawasan sekitar Sungai Cikalapa dapat diminimalisasi secara signifikan, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman dan mendukung keberlangsungan kawasan industri di Karawang.
(LK)












