Mr Kim Warning Warga Karawang: Jangan Tertipu Janji Manis Oknum Calo Kerja!

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 02:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Di tengah tingginya angka pengangguran dan harapan warga untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, bisnis tenaga kerja berkedok lowongan kerja justru menjelma menjadi komoditas paling “seksi” dan sangat menguntungkan bagi sebagian oknum tak bertanggung jawab.

Hal ini disoroti oleh sosok aktivis Karawang, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr Kim, yang menyampaikan himbauan keras kepada seluruh masyarakat Karawang agar tidak mudah tergiur oleh janji manis para pelaku yang mengatasnamakan rekrutmen kerja. Menurutnya, praktik jual beli lowongan kerja telah merusak sendi keadilan dan menambah beban masyarakat kecil.

“Saya himbau hanya satu hal, jangan pernah memberikan uang di muka kepada siapapun sebelum Anda benar-benar bekerja. Termasuk jika itu oknum HRD langsung, oknum aparatur desa, oknum ORMAS/LSM, oknum wartawan, hingga oknum pejabat Disnaker,” tegas Mr Kim, Rabu (30/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyayangkan bahwa praktik seperti ini sudah dianggap lumrah di tengah masyarakat. Padahal, menurutnya, tindakan tersebut justru mempersempit akses masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pekerjaan secara adil. Ketimpangan pun semakin lebar antara yang mampu membayar dan yang tidak.

“Kalau yang bisa bayar uang pelicin bisa kerja, lalu bagaimana nasib saudara-saudara kita yang orang tuanya hanya buruh tani, tukang beca, penjual keliling? Apa mereka tidak berhak mendapat kesempatan yang sama?” lanjutnya.

Baca Juga:  Badan Pengurus Masjid Al-Lukman Mengadakan Buka Puasa Bersama Masyarakat Kampung Bojong Ramadhan 2025

Mr Kim menilai praktik ini sebagai penyebab meningkatnya tekanan ekonomi di kalangan bawah. Ketika masyarakat terdesak dan kehilangan harapan, risiko meningkatnya angka kriminalitas juga menjadi tak terhindarkan.

Ia pun berbagi kisah masa lalunya sebagai bentuk empati. Dulu, saat dirinya masih muda dan berjuang mencari kerja, sang ibunda yang hanya penjual kue pastel keliling sampai harus meminjam uang dari rentenir demi biaya ‘masuk kerja’. Namun sayangnya, upaya itu justru berakhir dengan kehilangan rumah dan terlilit utang.

“Saya tulis ini bukan karena saya sudah hebat secara ekonomi. Saya sendiri masih pas-pasan. Tapi saya tahu rasanya susahnya minta ampun cari kerja. Ini cerita nyata saya, bukan karangan,” ucapnya haru.

Mr Kim berharap pemerintah daerah, khususnya Disnaker Karawang, segera membenahi sistem rekrutmen tenaga kerja secara transparan dan terbuka. Ia juga meminta masyarakat untuk berani melaporkan setiap praktik percaloan dan pungli agar Karawang menjadi lebih adil bagi semua kalangan. (LK)

 

Berita Terkait

16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Berita ini 30 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru