KKNT IPB Kembangkan Pertanian dan Lingkungan Berkelanjutan di Desa Sindang Mukti, Kutawaluya

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 05:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Lintaskarawang.com –  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sindang Mukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, dengan mengadakan lokakarya pada Rabu (2/7/2025) di Kantor Kepala Desa Sindang Mukti.

Lokakarya ini menjadi ajang pemaparan program kerja dan diskusi bersama perangkat desa serta perwakilan masyarakat. Kegiatan tersebut dipandu oleh Koordinator Desa KKNT IPB, Muhammad Auzan Hakim. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan program kerja, tetapi juga menjalin komunikasi yang baik dengan warga. “Diharapkan kegiatan kami dapat bermanfaat dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap desa,” ujarnya.

Adapun program KKNT IPB di Desa Sindang Mukti berfokus pada tiga bidang utama, yakni pertanian, edukasi anak, dan pengembangan UMKM. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah pengenalan padi IPB varietas 9G, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi, tahan terhadap cuaca panas, serta berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Mahasiswa berharap varietas ini dapat menjadi solusi pertanian yang adaptif dan menguntungkan bagi masyarakat setempat.

Selain sektor pertanian, KKNT IPB juga mendorong pelestarian lingkungan melalui program pengenalan biopori yang dilaksanakan pada Sabtu (5/7/2025). Dalam kegiatan tersebut, lima lubang biopori dibuat di dua dusun Desa Sindang Mukti menggunakan bor tanah sedalam 60–70 cm tanpa pipa paralon. Metode ini dipilih untuk mempercepat proses dekomposisi sampah organik.

Pembuatan biopori diharapkan mampu meningkatkan daya serap air ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir, menjaga ketersediaan air tanah, serta mendukung pengolahan sampah organik menjadi kompos. Sebagai bentuk kontribusi, mahasiswa juga menghibahkan satu unit alat bor tanah kepada pihak desa, agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat yang ingin membuat lubang biopori di lingkungannya.

Melalui berbagai kegiatan ini, mahasiswa KKNT IPB berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian dan pelestarian lingkungan di Desa Sindang Mukti. (Ripai)

Berita Terkait

Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker
Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru
Warga Warudoyong Keluhkan Saluran Air Tersumbat, RT Dan RW Setempat Gelar Kerja Bakti Bersama Warga
Sambut HUT RI ke-81, DPC PSN Karawang Bersama Mandala Pratisena Nusantara Gelar Bakti Budaya di Tugu Kebulatan Tekad
Satu Hari Dua Telur, Sejuta Harapan untuk Masa Depan Anak: Batujaya Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting
Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis di Vihara Buddha Loka
Rayakan Milad ke-1 Pasca Vakum, Jajaran Komunikasi Cengkong (JKC) Gelar Santunan 50 Anak Yatim Piatu
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, MDTU Al Hidayah Karawang Santuni Anak Yatim dan Perkuat Kepedulian Sosial
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru