Warga Kecewa Tanah Normalisasi Tak Langsung Diangkut, H. Kentung: Lebih Baik Tunggu Kering

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar dari screenshot info Batujaya

Gambar dari screenshot info Batujaya

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek normalisasi saluran air di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menuai keluhan dari warga sekitar. Warga mengaku kecewa dan keberatan karena tanah hasil galian dari saluran tidak segera diangkut, sehingga menumpuk di tepi jalan dan menimbulkan kesan kumuh serta mengganggu aktivitas warga.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa penumpukan tanah tersebut bukan hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga dapat menjadi potensi bahaya bagi pengguna jalan, terutama saat hujan turun dan jalan menjadi licin akibat tanah yang basah dan berlumpur.

Namun, tanggapan berbeda disampaikan oleh H. Kasum, atau yang akrab disapa H. Kentung, Ketua Umum Paguyuban Kagok Edan. Ia justru menilai bahwa langkah menunggu tanah kering sebelum diangkut merupakan tindakan yang lebih tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut pandangan saya, itu memang ada benarnya warga merasa terganggu. Tapi kalau tanahnya langsung diangkut dalam kondisi basah dari saluran atau got, pasti akan berceceran di jalan dan menambah masalah. Jalan bisa menjadi licin, bukan hanya di lokasi normalisasi saja, tapi juga di area lain yang dilewati mobil pengangkut,” ungkap H. Kentung saat dimintai pendapatnya pada Minggu (20/7/2025).

Baca Juga:  Temu Kangen Jawara Bahas Isu Ketenagakerjaan

Ia menambahkan, lumpur basah yang tercecer dari truk pengangkut bisa menciptakan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. “Lebih baik tunggu kering dulu tanahnya, supaya aman saat diangkut dan tidak menimbulkan masalah baru,” imbuhnya.

Meskipun demikian, H. Kentung berharap pihak pelaksana tetap memperhatikan waktu pengangkutan agar tidak terlalu lama dibiarkan menumpuk dan tetap menjaga komunikasi dengan masyarakat sekitar.

Proyek normalisasi ini sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki saluran irigasi dan mencegah banjir musiman di wilayah Batujaya. Warga berharap pekerjaan berjalan tuntas dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan. (LK)

Berita Terkait

Musdus Bojong Karya II Tetapkan Prioritas Pembangunan, Warga dan Mahasiswa UBP Karawang Dorong Solusi Pengelolaan Sampah
Juru Pengairan PJT Pedes Soroti Minimnya Keterlibatan Linmas Desa Payungsari dalam Gorol Irigasi
Melangkah sebagai Bakal Calon BPD Periode 2026–2029, Dede Suhendar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Tiga Dusun
Mohon Doa dan Dukungan, Oo Maska Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Desa Kertasari
Serap Aspirasi Warga Karawang Barat, Pipik Taufik Ismail Siap Kawal Usulan SMA hingga Penanganan Banjir Citarum
Mohon Doa dan Dukungan, Syamsu Novantio Nyatakan Siap Maju sebagai Bakal Calon Anggota BPD Dusun Bojong Tugu I
Warga Blok F TPI Waringinjaya Bersyukur, Pengecoran Lapangan Voli oleh Asep Supriadi Disambut Antusias
Diduga Beda Arah Politik, Amil P3N Desa Mulyajaya Mundur Usai Percakapan dengan Kepala Desa Beredar
Berita ini 12 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44

DPMD dan Dinsos Karawang Perkuat Sinergi Bersama Karang Taruna, Wujudkan LKD yang Aktif, Mandiri, dan Berdaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Berita Terbaru