Papan Proyek Tertulis Patengong, Jalan Malah Dibangun di Ciwarak: Warga Kecewa dan Tuntut Pemerataan Pembangunan

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek peningkatan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang kembali menuai sorotan. Warga menilai ada ketidaksesuaian antara papan informasi proyek dengan lokasi sebenarnya pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Dalam papan informasi proyek tersebut tertulis jelas bahwa pekerjaan yang sedang dilaksanakan berjudul “Peningkatan Jalan Sekarwangi Patengong, Kecamatan Rawamerta” dengan volume 104 meter dan lebar 4,5 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp189.246.000 yang bersumber dari APBD Karawang Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh CV. Krakatau Abadi, dengan masa kerja selama 45 hari kalender.

Namun fakta di lapangan berbeda. Tim media mendapati bahwa proyek peningkatan jalan tersebut justru dikerjakan di wilayah Dusun Ciwarak, bukan di Dusun Patengong sebagaimana tercantum di papan proyek. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan warga dan menjadi sorotan tajam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Dusun Patengong, yang merasa telah menunggu hampir tiga tahun tanpa perbaikan jalan, menyuarakan kekecewaan mereka. “Ini sudah hampir tiga tahun jalan kami tidak pernah diperbaiki. Padahal ini sentral akses jalan pertanian. Kenapa malah dibangun di tempat lain yang bukan tertulis di plang proyek?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (28/6/2025).

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Lahap Pasar Bojong, Seluruh Lapak Pedagang Hangus Terbakar

Warga lainnya menambahkan bahwa mereka menginginkan pembangunan yang merata dan tidak tebang pilih. “Kami penduduk asli Kabupaten Karawang, jangan dibeda-bedakan dengan kota. Kami juga ingin pembangunan yang layak,” tegasnya.

Lebih lanjut, warga meminta agar proyek pemerintah tidak dijadikan ajang janji politik semata. “Saya tidak butuh janji politik. Saya butuh bukti nyata. Jangan saat butuh suara datang ke kami, giliran sudah menjabat malah lupa pada rakyat kecil,” tambahnya dengan nada kesal.

Salah satu tokoh pemuda setempat juga angkat bicara. Ia meminta agar Dinas PUPR Karawang mengevaluasi ulang pelaksanaan proyek agar sesuai dengan lokasi yang telah direncanakan. “Kalau memang tertulis Patengong, ya bangun di Patengong, jangan diubah sepihak tanpa alasan yang jelas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang maupun pelaksana proyek terkait dugaan kesalahan lokasi pembangunan ini. Masyarakat berharap ada klarifikasi serta tindak lanjut agar hak-hak warga desa tidak terus diabaikan.

Warga Dusun Patengong pun berharap aspirasi mereka segera ditanggapi. Mereka ingin bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang dekat kekuasaan. (***)

 

Berita Terkait

Novia Nurfitriani Nomor Urut 2, Bawa Suara Perempuan dalam Pemilihan BPD Rengasdengklok Selatan
Kongres II GMPI Digelar, Momentum Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Menuju Lima Tahun Berikutnya
Warga Pamahan Dukung Gunawan Maju Pilkades Sumberurip, Berharap Pertanian, Pendidikan hingga Air Bersih Jadi Prioritas
Mencalonkan Diri sebagai Balon Kepala Desa Sumbereja, H. Rahmat Ingin Mengabdi dan Membangun Desa Bersama Masyarakat
Berkas Diterima Sebelum Penutupan, Mengaku Serahkan Rp1 Juta kepada Lurah, Sri Maryani Malah Digugurkan dari Bakal Calon BPD Waluya
Dapat Nomor Urut 2, Diding Haryono Usung Program “ASIAP” dan Pendekatan Humanis di BPD Kutanegara
Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Musrenbangdes 2026: Pemdes Rengasdengklok Utara Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Desa
Berita ini 44 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru