Orang Tua Siswa Keberatan Iuran Wisuda PAUD Citra Kebun Mas di Tengah Edaran Gubernur

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 03:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 11 Mei 2025
Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan besarnya iuran pentas seni di PAUD TK Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, yang mencapai Rp530.000 per anak. Iuran tersebut dinilai memberatkan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan bertentangan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat.

Sekolah tersebut diduga melanggar Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya. Dalam poin keempat surat edaran tersebut, disebutkan bahwa sekolah dilarang mengadakan kegiatan wisuda atau perpisahan pada seluruh jenjang pendidikan — mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar hingga menengah — karena kegiatan itu bersifat seremonial dan tidak memiliki makna akademik, serta dapat membebani orang tua siswa.

Baca Juga:  Anggota DPRD Karawang, Natalasumedha, Lakukan Kunjungan Lapangan ke Posko PAM Dishub Karawang untuk Monitoring Arus Mudik

Salah satu wali murid, LE, menyampaikan keberatannya. Ketimbang uang Rp530.000 untuk acara wisuda yang hanya seremonial, lebih baik digunakan untuk persiapan masuk Sekolah Dasar atau melunasi biaya SPP yang belum dibayar. Setiap orang tua murid punya kemampuan ekonomi yang berbeda,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LE menambahkan, biaya SPP bulanan saja sudah cukup tinggi, yaitu Rp300.000 per bulan. Dengan tambahan beban wisuda, orang tua merasa semakin tertekan. “Suami saya penghasilannya pas-pasan, apalagi sekarang jarang ada lemburan. Untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah berat, apalagi ditambah biaya wisuda,” ungkapnya.

Orang tua berharap pihak sekolah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan mengikuti arahan dari pemerintah provinsi, dengan mengadakan kegiatan akhir tahun yang lebih ekonomis dan kreatif, tanpa membebani wali murid. (Redaksi)

Berita Terkait

Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
Diduga Ada Permainan Pembagian Undangan Pemilihan BPD, Ketua RT 001/RW 005 Santiong Disorot
Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:44

BRI Tambah 47 Mesin CRM, Transaksi Nasabah Kini Makin Mudah.

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:35

Gelora Banteng Karawang Menggema Di Sragen, 111 Kader PDI Perjuangan Berangkat ke Surabaya Dukung Jabar di Final Soekarno Cup 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:55

Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:03

Pipik Taufik Ismail Apresiasi Konfercab II GAMKI Karawang, Dorong Pemuda Beri Dampak Positif bagi Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:34

RPP PAC Pemuda Pancasila Telukjambe Timur Berjalan Sukses, Riki Enyang Terpilih sebagai ketua

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:53

BPD Karyasari Rampung Digelar, Kades Asur Pudian Puji Demokrasi Berjalan Aman dan Tertib

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:31

Rifka Maulida Nomor Urut 2 Menang Pemilihan BPD Desa Karyasari Keterwakilan Perempuan, Raih 25 Suara

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:59

Reses H. Karsim di Kalangsurya: Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru