Pekerjaan TPT Jembatan Dusun Cibuaya Diduga Asal Jadi, Warga dan Petani Kecewa

- Penulis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Rehabilitasi Jembatan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Cibuaya III RT/RW 005/006, Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, yang baru saja selesai dikerjakan, mendapat sorotan tajam dari warga dan petani setempat. Pasalnya, kondisi fisik jembatan tersebut terlihat amblas dan miring, hanya berselang seminggu setelah proyek diselesaikan. Selasa (15/10).

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2024, dengan nomor SPK 027.2/10.2.01.0039.1.9/KPA-JLN/PUPR/2024 ini, menjadi perhatian publik karena kualitas tembok penahan tanah yang dianggap tidak memadai.

Salah satu warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi tersebut. “Tuh pak, lihat sendiri kondisinya. TPT-nya amblas dan miring. Begitu fisiknya, miring dan tidak lurus. Kayanya ga akan kuat lama kualitasnya,” ujar warga yang turut menunjukkan lokasi tembok penahan yang mengalami kerusakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga, terutama para petani yang mengandalkan jembatan untuk aktivitas sehari-hari, menyuarakan kekecewaannya. “Itu harus dibongkar pak, karena kalau dibiarkan asal jadi, bagaimana kekuatannya?” keluh mereka. Kekecewaan ini semakin mendalam karena jembatan ini merupakan akses penting bagi mereka.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Karawang Gelar Rapat Kerja Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

Berdasarkan informasi dari papan proyek, kegiatan rehabilitasi jembatan ini mencakup panjang 10 meter dan lebar 3,5 meter, dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender. Nilai kontrak proyek sebesar Rp. 189.305.000 yang dikerjakan oleh CV Bintang Barat Perkasa, kini dipertanyakan kualitasnya.

Tidak hanya tembok penahan tanah yang menjadi perhatian, warga juga mengeluhkan aliran air yang terganggu akibat bambu penyangga jembatan yang belum dibongkar. Kondisi ini semakin memperparah situasi di lapangan, di mana aliran air yang sebelumnya lancar, kini menjadi tersendat.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak media masih menunggu keterangan resmi dari Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Karawang terkait permasalahan yang terjadi di lokasi jembatan tersebut. Publik berharap adanya tanggapan cepat dan tindakan perbaikan dari pihak terkait demi keselamatan dan kenyamanan warga serta petani di Dusun Cibuaya.

(D’Kasur)

 

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru