Jembatan Pribadi di Dusun Karang Mulya Jadi Keluhan Petani, Pondasi Dinilai Mengganggu Aliran Sungai

- Penulis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 07:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jembatan pribadi yang terletak di Dusun Karang Mulya, RT 001/001, Desa Medankarya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan tajam warga setempat, terutama para petani. Pondasi jembatan yang dinilai terlalu menjorok ke tengah aliran sungai, dikhawatirkan dapat mengganggu suplai air yang krusial bagi lahan pertanian.

Umar, seorang warga yang juga petani setempat, mengungkapkan bahwa banyak petani mengeluhkan kondisi jembatan tersebut. “Banyak yang komplain, terutama para petani, karena pondasinya terlalu menjorok ke tengah,” ujar Umar saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, pondasi jembatan yang menjorok ke tengah sungai dapat mempengaruhi aliran air yang sangat dibutuhkan untuk irigasi sawah-sawah mereka. “Ini berpotensi mengganggu pasokan air ke sawah, yang bisa berdampak besar pada hasil panen,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umar juga menyatakan telah melaporkan masalah ini kepada pihak PJT II, yang segera merespons dengan mengirimkan surat teguran kepada pihak pelaksana jembatan. Namun, menurutnya, hingga kini pihak pelaksana belum menindaklanjuti teguran tersebut. “PJT II sudah respons cepat, tapi pelaksana tidak menggubrisnya,” ungkapnya.

Tindakan cepat dari PJT II patut diapresiasi, namun ketidakpedulian pihak pelaksana jembatan menimbulkan kekhawatiran lebih besar di kalangan petani. Mereka khawatir, jika dibiarkan, kondisi ini akan memperburuk masalah irigasi yang sudah ada.

Baca Juga:  Seabad Mengalir: Bendung Walahar dan Peran Strategis Jasa Tirta II dalam Pengelolaan Air

Keluhan dari para petani Dusun Karang Mulya ini bukan tanpa alasan. Aliran sungai yang terganggu bisa menyebabkan penurunan pasokan air ke lahan pertanian, yang pada akhirnya akan berdampak pada produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Umar menekankan bahwa meskipun jembatan tersebut bersifat pribadi, dampak yang ditimbulkannya dirasakan oleh banyak orang, terutama para petani. “Ini jembatan pribadi, tapi dampaknya dirasakan oleh banyak orang, terutama petani,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak pelaksana jembatan untuk menanggapi teguran yang telah diberikan oleh PJT II. Warga berharap, pihak terkait dapat segera mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini.

Situasi ini menjadi perhatian penting, mengingat betapa krusialnya aliran air sungai bagi keberlangsungan pertanian di Desa Medankarya. Para petani berharap, ke depannya ada solusi yang tepat agar kepentingan semua pihak dapat terakomodasi. (D’Kasur)

Berita Terkait

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan
Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman
Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi
Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:54

Dibantu Pemda, Rumah Warga Karawang yang Ambruk Kini Berdiri Kembali

Rabu, 29 April 2026 - 12:25

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern

Rabu, 29 April 2026 - 12:05

Christo Pamit, Program Integritas dan Pembenahan SOP Jadi Warisan di Lapas Karawang

Selasa, 28 April 2026 - 15:31

Kartini Turun Gunung di Cikampek Timur, Karina Widya Siap Guncang Pilkades 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:14

Pemkab Karawang Gaspol Tekan Stunting, Fokus 1.000 HPK dan Intervensi 3B

Selasa, 28 April 2026 - 08:35

Jalan Ambles di Pedes Karawang Diduga Akibat Terowongan Ilegal, Camat Minta Penanganan Cepat

Senin, 27 April 2026 - 13:49

Prabowo-Gibran Lantik Sejumlah Pejabat Negara, Perkuat Formasi Kabinet hingga Badan Strategis

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru