Korban Penipuan Bermula di Tempat Ziarah

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 07:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Seorang warga Desa Sampalan yang enggan disebutkan namanya, berbagi kisah tragis tentang menjadi korban penipuan oleh seseorang yang baru dikenalnya di tempat ziarah. Perkenalan dengan pelaku, yang mengaku bernama Amin, dimulai di lokasi ziarah dan berakhir dengan kerugian hampir mencapai 50 juta.

Menurut keterangan yang didapat, awalnya korban percaya pada Amin yang mengklaim dapat membantu meningkatkan situasi ekonominya. Namun, tanpa disadari, apa yang dijanjikan malah berujung pada kehancuran. Bahkan, keyakinan korban semakin diperkuat dengan dukungan dari pihak istri, yang juga percaya pada Amin.

“Percakapan dengan Amin membuat saya yakin bahwa hidup saya akan berubah menjadi lebih baik,” ujar korban (29/2/2024)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amin diyakini melakukan modus operandi dengan meyakinkan korban bahwa mengikuti petunjuknya akan membawa keajaiban, termasuk mengarahkan korban ke tempat-tempat penjiarahan untuk mendapatkan “keistimewaan” yang dijanjikan. Di samping itu, korban juga dipaksa untuk memberikan sumbangan sejumlah uang dengan alasan bersodaqoh.

Baca Juga:  Warga Karawang Desak Kapolres Tindak Tegas Peredaran Obat Berbahaya

Kejahatan yang dilakukan oleh Amin terungkap setelah kurang lebih 4 bulan, meninggalkan korban tidak hanya dengan kerugian materiil, tetapi juga trauma mental yang mendalam. Hal ini membuat korban merasa sulit untuk berinteraksi dengan orang lain dan bahkan merasa malu.

“Sekarang saya harus menghadapi konsekuensi dari tindakan ini, termasuk mengganti uang arisan sembako yang telah hilang,” ungkap korban.

Korban berharap agar pihak berwajib segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan atas tindakannya yang merugikan banyak orang. (Red)

Berita Terkait

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Kisah Pilu Pedagang Cimim di Karawang, Harapan Dagangan Diborong Berujung Ditipu
Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Kasus Narkoba, Polisi Bekuk Pengedar di Bundaran Ciplaz
Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru