Bantaran Irigasi CKM Kembali Dipenuhi Sampah, Warga dan Pelaku Usaha Resah

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 02:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Bantaran Sungai Irigasi CKM dari arah Leweng Sereh hingga Belendung kini tak lagi menjadi jalur yang nyaman untuk dilintasi. Tumpukan sampah dan aktivitas pembakaran liar kembali marak terlihat, seolah dibiarkan tanpa penanganan yang jelas.

Padahal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ini tengah gencar menjalankan program normalisasi sungai di berbagai titik. Sayangnya, pasca normalisasi, sebagian warga masih belum memiliki kesadaran penuh. Sampah kembali dibuang dan dibakar sembarangan di sepanjang aliran sungai, membuat upaya pemerintah seolah sia-sia. Kondisi sungai kembali menyempit, dan dampak pembakaran liar memperparah kerusakan lingkungan.

Salah satu pemilik usaha di kawasan tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bahwa hingga kini belum ada solusi konkret dalam pengelolaan sampah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini belum ada RT atau kelompok yang peduli secara aktif terhadap lingkungan. Kalau saja ada truk sampah yang datang rutin setiap pekan, limbah rumah tangga kami bisa terselesaikan,” ujarnya, Senin (21/4/2025).

Mayoritas pelaku usaha yang menetap di kontrakan sepanjang irigasi pun menghadapi persoalan serupa. Mereka kesulitan membuang sampah karena lahan terbatas. Akhirnya, banyak yang memilih membuangnya di pinggir sungai.

Baca Juga:  Jalur Pantura Karawang Rusak Parah, Warga Minta PUPR Pusat Segera Perbaiki

“Kami mohon maaf, tapi kami benar-benar bingung. Ini jadi dilema bersama,” lanjutnya.

Warga dan pelaku usaha berharap pemilik lahan, pengelola kontrakan, serta aparat berwenang lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Mereka menilai kawasan ini sangat strategis untuk kegiatan usaha, namun tercemar karena minimnya koordinasi dan kesadaran bersama.

“Kami ingin lingkungan tetap bersih. Jangan sampai bantaran sungai ini dikotori oleh oknum-oknum yang membiarkan kerusakan alam terjadi begitu saja,” tambahnya.

Penghuni kawasan juga menyayangkan belum adanya langkah koordinatif dalam pengelolaan sampah. Mereka mengaku DLHK sempat mengangkut tumpukan sampah menggunakan beberapa truk, namun hanya bertahan sementara.

“Ini jadi PR besar untuk kita semua. Kalau tidak segera diatasi, tumpukan sampah malah bisa mengundang yang lain untuk ikut-ikutan buang sampah di lokasi yang sama,” ungkap seorang warga.

Masyarakat berharap aparatur desa dan DLHK segera duduk bersama untuk mencari solusi nyata. Harapannya, sepanjang jalur irigasi CKM bisa kembali bersih, nyaman, dan terlihat lebih asri. (Nur)

Berita Terkait

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
Berita ini 36 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Berita Terbaru