Asal Muasal Desa Kalijaya Diceritakan Dalam Kegiatan Babarit, Simak Ceritanya !!!

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang,Lintaskarawang.com – Acara Babarit adalah tradisi turun temurun yang biasanya dilaksanakan setiap setahun sekali oleh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Jawa Barat, Kabupaten Karawang, biasanya acara tradisi Babarit ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa bersyukur masyarakat kepada sang pencipta atas segala limpahan rejeki dan keberkahan alam yang sudah diberikanya.
Tradisi ini dilestarikan secara turun temurun oleh masyarakat dengan acara yang meriah berbagai pertunjukan seni dan doa bersama yang pimpin oleh para ketua adat ataupun tokoh setempat, salah satunya acara ini dilestarikan oleh Desa Kalijaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang dengan mengupas sejarah asal muasal terbentuknya desa kalijaya sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tak melupakan sejarah didalam temanya,sabtu(01/02/25) dihalaman desa.
Kemeriahan cara ini dihadiri juga oleh para pejabat daerah Kabupaten Karawang, seperti Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PRKP,  Kepala Dinas Disparbud, Kepala Desa Puserjaya yang di sponsori oleh Dinas Pariwisata dan Budaya.
Dalam sambutanya Dadang sebagai kepala Desa Kalijaya memaparkan sejarah dalam bahasa sunda berharap agar generasi muda menghargai tradisi, melestarikan serta tidak melupakan sejarah.
“Dikawitan dina Pemekaran desa sirnabaya anu janteun induk desa, dimekarkeun ngajanteunkeun opat desa, tilu desa pemekaran sadesa indukna, nyaeta desa sirnabaya,(Sukaluyu), (Sukaharja) sareng desa (Puseurjaya) salajengna dina perkawis pemekaran desa Sirnabaya sareng desa Puseurjaya nyaeta dina taun sarebu salapan ratus. dalapan Puluh opat”ucapnya.
Masih Dadang dalam pemaparan sejarah “Salajengna cikal bakal anu ngajanteunken lembur Kalijaya nyaeta pamindahan warga kalisitu ka iyeu lembur, dikawitan tina taun sarebu salapan ratus salapan hiji dugi ka taun sarebu salapan ratus salapan puluh dua, salajengna dina taun eta keneh nyaeta taun sarebu salapan ratus salapan puluh dua, tokoh masyarakat sareng tokoh agama ngayakeun riungan iye lembur, kanggo ngaranan nami tokoh anu hadır dina riungan eta diantawisna bapak ustadz Sahidin, abah marta (alm) abah saica (alm), bapak rw atum (alm), abah karba (alm), bapak rt rotim (alm) bapak aman sareng bapa asen, anu tempatna eta riungan teh dibumina bapak ustadz sahidın” tambahnya.
Acara dibuka dengan penampilan tari tradisional jaipong khas jawa barat, yang dilanjut sambutan-sambutan, kemudian,  acara makan-makan bersama, serta acara inti hiburan live musik lalu ditutup dengan doa bersama.
Antusiasme masyarakat dalam acara ini selain banyaknya hiburan ternyata salah satunya pemaparan sejarah terbentuknya Desa, sehingga masyarakat paham sejarah dan menjadi kebanggaan sendiri.
“Dina riungan eta ngahasilkeun kamupakatan nami lembur anu dicandak tina lembur asal pindahan nyaeta lembur kalisitu, sareng nami Puseurjaya ngajanteun keun nami lembur Kalijaya bahasa kali dicandak tina lembur kali situ, bahasa Jaya dicandak dina nami desa Puseurjaya salajengna diresmikeun iyeu lembur Kalijaya teh dina dinten rebo kaping dua belas bulan safar taun sarebu opat ratus tilu belas hijriyah,sarepok dina kaping dua belas bulan agustus taun sarebu salapan ratus salapan puluh dua masehi” tandasnya.(***)
Baca Juga:  Pemkab Karawang dan DAOP 1 Jakarta Komitmen Dukung Revitalisasi Taman Ade Irma

Berita Terkait

Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media
BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat
Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025
Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan
Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi
Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru
Sinergi Membumi untuk Pendidikan Karawang: Program “Lapor Kang Cucu” Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pesantren Lestari Alam Qurani
Sosialisasi Satgas Citarum Harum 2026 Digelar di Dewisari, Fokus Normalisasi Sungai Cegah Banjir
Berita ini 194 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:19

PSI Karawang Terus Tebar Kebaikan, Salurkan Bantuan Bola untuk MI Attohiriyah Purwadana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21

Forum Pemuda NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di Lippo Cikarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:08

Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:03

Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:58

Warga Warudoyong Keluhkan Saluran Air Tersumbat, RT Dan RW Setempat Gelar Kerja Bakti Bersama Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:42

Sambut HUT RI ke-81, DPC PSN Karawang Bersama Mandala Pratisena Nusantara Gelar Bakti Budaya di Tugu Kebulatan Tekad

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:21

Satu Hari Dua Telur, Sejuta Harapan untuk Masa Depan Anak: Batujaya Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting

Senin, 13 Juli 2026 - 00:20

Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis di Vihara Buddha Loka

Berita Terbaru