Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Proyek pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Bangkuang, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, yang didanai APBD Kabupaten Karawang dengan nilai kontrak sekitar Rp198.356.000, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menduga pekerjaan konstruksi tersebut tidak dilaksanakan sesuai standar teknis sehingga dikhawatirkan berdampak pada kualitas dan ketahanan bangunan.

Sorotan itu mengemuka setelah sejumlah warga memantau langsung proses pembangunan di lokasi pada Jumat (07/08/2026). Mereka menemukan beberapa bagian pekerjaan yang dinilai tidak lazim untuk sebuah konstruksi pondasi pagar.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, batu kali pada pondasi diduga dipasang langsung di atas tanah tanpa terlebih dahulu diberi lapisan adukan semen sebagai dasar pondasi. Selain itu, galian pondasi juga dinilai terlalu dangkal sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap kekuatan struktur pagar dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, pada beberapa titik terlihat sambungan antar batu kali yang dinilai renggang. Adukan semen juga diduga tidak merata dan didominasi pasir sehingga memunculkan dugaan kualitas campuran tidak sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.

Baca Juga:  Potensi Ekonomi Meningkat di Kampung Dusun VI Pakuncen dengan Keberadaan Bengkel Las Listrik Abadi Teknik Mandiri

Warga mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap proyek tersebut. Mereka menilai apabila pengawasan berjalan maksimal, dugaan pekerjaan yang tidak sesuai standar seharusnya dapat dicegah sejak awal sebelum pekerjaan berlanjut.

Masyarakat juga meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang segera melakukan inspeksi lapangan, memeriksa kualitas pekerjaan, serta memastikan seluruh proses pembangunan mengacu pada spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

Pengawasan dinilai menjadi faktor penting mengingat proyek tersebut dibiayai melalui APBD yang bersumber dari uang masyarakat. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus mengedepankan prinsip kualitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana proyek, konsultan pengawas, maupun pihak Dinas PRKP Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis, masyarakat berharap dilakukan evaluasi menyeluruh, perbaikan pekerjaan, serta penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku agar kualitas pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan keuangan daerah.

Penulis : Apih Kasur

Berita Terkait

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Perjuangan Hak Pendidikan Anak Kurang Mampu di Karawang: Menembus Batas Birokrasi demi Masa Depan Karmila
Kapolresta Karawang Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers kenalkan Program Gas Karawang Untuk Tingkatkan Keamanan.
Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:16

Diantar Ribuan Warga, Hj. Putri Nurul Fajar Resmi Daftar Calon Kepala Desa Karang Harum

Senin, 20 Juli 2026 - 08:37

Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan dan Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah di Bojong Karya 1, Warga Diajak Jaga Kebersihan Lingkungan

Berita Terbaru