Kunjungi Lapas Warungkiara, Kusnali Sebut SAE Berkah Mandiri Layak Jadi Percontohan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Kusnali Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat monitoring langsung ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara

Keterangan Foto: Kusnali Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat monitoring langsung ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara

Sukabumi | Lintaskarawang.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, melakukan monitoring langsung ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara guna memastikan optimalisasi program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor ketahanan pangan, Selasa (05/05/26).

Dalam kunjungan tersebut, Kusnali meninjau perkembangan Pusat Ketahanan Pangan SAE Berkah Mandiri, program unggulan berbasis pertanian dan perkebunan yang dikembangkan di kawasan Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dengan luas lahan mencapai 3,5 hektare.

Kedatangan Kakanwil disambut langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, bersama jajaran pejabat struktural serta turut hadir Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi dalam agenda monitoring tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Kusnali memberikan apresiasi atas komitmen Lapas Warungkiara dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Baca Juga:  Desk Pilkada Jabar Gelar Rapat Koordinasi Jelang PSU di Tasikmalaya

“Program ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, SAE Berkah Mandiri diharapkan mampu menjadi percontohan bagi satuan kerja lainnya,” ujar Kusnali.

Sementara itu, Kurnia Panji Pamekas menegaskan bahwa program ketahanan pangan tersebut dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian dan perkebunan sebagai bekal setelah bebas nantinya.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan SAE Berkah Mandiri sebagai wadah pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Melalui monitoring ini, program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara diharapkan semakin optimal dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yakni mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Penulis: Fitri

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bupati Aep Tekankan Jabatan ASN sebagai Amanah, Dorong Kolaborasi dan Integritas
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Gelar Upacara Khidmat di Plaza Pemda
APBD Perubahan 2026 Karawang Disepakati, Pemkab Fokus Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Bapenda Karawang Bahas Raperbup DBH-PDRD Bersama DPMD
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Berita Terbaru