Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Mahasiswa, Buruh, dan Masyarakat Sipil unjuk rasa di depan Pemda Kabupaten Karawang

Keterangan Foto: Mahasiswa, Buruh, dan Masyarakat Sipil unjuk rasa di depan Pemda Kabupaten Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat sipil di depan Pemda Kabupaten Karawang, berlangsung memanas, pada Sabtu (02/05/26) Sore menjelang petang.

Massa yang sejak sore menggelar demonstrasi meningkatkan tekanan dengan merapat ke gerbang utama gedung dewan, bahkan membakar ban bekas sebagai simbol kekecewaan terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Pantauan di lokasi, kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area depan Pemda Kabupaten Karawang yang berada di Jalan Ahmad Yani, aksi bakar ban itu langsung menyita perhatian warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari atas mobil komando, para orator secara bergantian menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Eksekutif maupun Legislatif Kabupaten Karawang, massa menilai lembaga legislatif tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan, terutama dalam isu pendidikan dan ketenagakerjaan yang belakangan menjadi sorotan publik.

“DPRD jangan hanya duduk diam, kami datang membawa tuntutan rakyat Karawang,” teriak salah satu orator, disambut sorakan peserta aksi.

Dalam aksi tersebut, demonstran membawa tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak realisasi anggaran pendidikan yang dinilai harus lebih adil, transparan, dan tepat sasaran, mahasiswa menyoroti masih adanya persoalan akses pendidikan, pemerataan bantuan, hingga pengelolaan anggaran yang dinilai belum menyentuh masyarakat kecil.

Kedua, massa menuntut pencabutan regulasi yang dianggap melegalkan sistem outsourcing dan praktik magang murah, kelompok buruh menilai kebijakan tersebut semakin memperlemah posisi pekerja, terutama generasi muda yang baru memasuki dunia industri.

Baca Juga:  Ujang Suhana Serukan Buruh Merdeka dari Tekanan Pengusaha dan Penguasa

Ketiga, massa mendesak penegakan sanksi tegas terhadap perusahaan yang tidak menjalankan kuota 60 persen tenaga kerja lokal di Karawang, isu ini menjadi salah satu tuntutan yang paling keras disuarakan demonstran.

Di tengah meningkatnya tensi aksi, aparat dari Polres Karawang tampak memperketat penjagaan serta barikade personel berseragam lengkap dipasang di gerbang utama untuk mengantisipasi massa masuk ke area Pemda.

Meski situasi sempat memanas, aparat keamanan masih mengedepankan pendekatan persuasif dengan melakukan negosiasi bersama koordinator lapangan agar aksi tetap kondusif.

Namun hingga sore menjelang petang, belum terlihat adanya perwakilan Eksekutif maupun Legislatif Kabupaten Karawang yang menemui massa secara langsung, dan kondisi tersebut memicu kekecewaan peserta aksi.

“Kami tidak akan mundur sebelum pimpinan DPRD menemui kami dan menandatangani tuntutan ini,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani mengalami kemacetan panjang serta kendaraan dari dua arah terpantau mengular karena sebagian badan jalan dipadati massa aksi dan kendaraan taktis aparat.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di depan gerbang Pemda Kabupaten Karawang dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Hingga saat ini situasi di lokasi masih dinamis seiring belum adanya keputusan maupun respons resmi dari pihak Eksekutif maupun Legislatif.

Reporter: Fitri

Penyunting: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan
HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang
Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru