ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang | Lintaskarawang.com – Fenomena penyalahgunaan obat keras jenis Tramadol di kalangan remaja kini semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan oleh Nurdin Syam atau yang dikenal sebagai MrKiM, yang menyoroti maraknya peredaran obat tersebut secara ilegal di tengah masyarakat Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, Tramadol yang seharusnya digunakan sebagai pereda nyeri dengan resep dokter, kini justru beredar bebas melalui jalur terselubung. Kondisi ini membuat remaja dengan mudah mengakses dan mengonsumsinya tanpa kontrol medis yang jelas.

Penggunaan Tramadol secara berlebihan dan dalam jangka panjang, lanjutnya, dapat menimbulkan ketergantungan serius. Dampaknya tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menyerang sistem saraf pusat yang berujung pada gejala pusing, lemas, hingga berpotensi memicu gangguan mental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, obat golongan G yang seharusnya hanya dapat diperoleh dengan resep dokter ini justru mudah ditemukan di sejumlah tempat yang diduga menjadi jalur peredaran ilegal. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan serta menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan generasi muda.

MrKiM menegaskan, masyarakat terutama para orang tua tidak boleh menganggap remeh persoalan ini. Penyalahgunaan Tramadol bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk kerusakan mental generasi muda yang berdampak luas terhadap masa depan bangsa.

Baca Juga:  Pembongkaran Kondusif Warung Diduga Menjual Obat Terlarang di Cikuntul

Ia juga mendorong adanya langkah tegas dan kolaboratif dari berbagai pihak dalam menanggulangi persoalan ini. Mulai dari aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, tokoh agama, pendidik, tokoh masyarakat, hingga peran aktif orang tua dinilai sangat krusial.

“Semua elemen harus bergerak bersama. Penegakan hukum harus tegas, edukasi harus masif, dan lingkungan harus bersih dari peredaran obat ilegal,” tegasnya.

Selain itu, upaya konkret seperti penertiban warung atau kios yang diduga menjual Tramadol secara ilegal perlu segera dilakukan. Edukasi langsung kepada pelajar di sekolah-sekolah juga menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan sejak dini.

Jika tidak segera ditangani secara serius dan berkelanjutan, dikhawatirkan Indonesia akan kehilangan generasi emas akibat dampak penyalahgunaan obat keras yang merusak mental dan masa depan anak bangsa.

Berita Terkait

RSUD Jatisari Luncurkan UPD dan Layanan Homecare MESRA, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien
RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar
Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal
Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selasa, 8 September 2026 - 07:01

Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu

Selasa, 8 September 2026 - 06:58

Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang

Selasa, 8 September 2026 - 06:37

Bupati Karawang Meriahkan Hari Jadi ke-393 Lewat Fun Run 3,93K dan Gerakan Karawang AMAN

Selasa, 8 September 2026 - 06:35

Bupati Karawang Bahas Percepatan Anggaran dan Persiapan Pilkades Serentak 67 Desa

Senin, 7 September 2026 - 10:50

Proyek Rehabilitasi SDN Sampalan 1 Karawang Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD dan Pengawasan Dipertanyakan

Minggu, 6 September 2026 - 14:27

Semarak Hari Jadi Karawang ke-393, 1.500 Peserta Ramaikan Fun Run 3,93K

Sabtu, 5 September 2026 - 15:22

RESCUE Berdampak & Karang Taruna Desa Situdam Gelar Aksi Bersih Sungai Cilamaya,Dalam Rangka Menyambut Milangkala Karawang ke-393  

Berita Terbaru