Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Hadiri Loka Karya Tematik Jaipong Kreasi Singaperbangsa di Karawang

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 06:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, menghadiri kegiatan Loka Karya Tematik Jaipong Kreasi Singaperbangsa yang digelar di Swiss-Belinn Karawang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku seni dan perwakilan sanggar tari dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten.

Loka karya yang digagas oleh LSM Lodaya tersebut menjadi wadah bagi para pegiat seni tari untuk mempelajari sekaligus mengembangkan karya baru dalam seni tari Jaipong yang merupakan salah satu warisan budaya khas masyarakat Sunda.

Ketua Umum LSM Lodaya, Nace Permana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasinya dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Jaipong Kreasi Singaperbangsa merupakan karya tari Jaipong ketiga yang dipersembahkan oleh LSM Lodaya. Sebelumnya, pihaknya telah melahirkan karya tari Bedog Lubuk dan Nyai Ronggeng yang juga mendapat perhatian dari para pelaku seni budaya.

Ia menjelaskan, melalui loka karya ini para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang koreografi, tetapi juga diperkenalkan dengan lagu dan konsep pertunjukan Jaipong Kreasi Singaperbangsa yang dapat dipelajari serta dikembangkan oleh sanggar-sanggar tari di daerah masing-masing.

Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berdiskusi langsung dengan para koreografer, seniman, serta penggiat seni budaya yang terlibat dalam penciptaan karya tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh LSM Lodaya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi para pelaku seni, khususnya di bidang seni tari tradisional.

Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni budaya daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas

“Jaipong adalah salah satu identitas budaya masyarakat Sunda yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda bisa lebih mengenal, memahami, dan mencintai seni budaya daerahnya sendiri,” kata Pipik.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, komunitas seni, serta berbagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap budaya daerah.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pelaku seni dari berbagai daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang kolaborasi antara seniman, komunitas budaya, dan masyarakat. Dengan begitu, budaya daerah dapat terus berkembang sekaligus menjadi kebanggaan bersama ” tambahnya

Dalam kegiatan tersebut, panitia membuka kesempatan bagi sanggar tari dari Jawa Barat dan Banten untuk mengikuti loka karya dengan sejumlah ketentuan, di antaranya setiap sanggar hanya mengirimkan satu perwakilan, membawa surat rekomendasi dari sanggar, serta melakukan registrasi kehadiran sebelum pelaksanaan kegiatan.

Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga memperoleh lagu Jaipong Kreasi Singaperbangsa secara gratis serta atribut kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni tari di daerah.

Panitia membatasi jumlah peserta hanya sekitar 50 orang guna memastikan proses pelatihan dan penyampaian materi dapat berjalan secara maksimal.

Dengan terselenggaranya loka karya tersebut, diharapkan karya Jaipong Kreasi Singaperbangsa dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat serta menjadi inspirasi bagi para seniman untuk terus berkarya dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Sunda.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas seni, organisasi masyarakat, serta dukungan dari berbagai pihak dapat menjadi kekuatan penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

(Wahid)

Berita Terkait

Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko
Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional
Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan
Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan
Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK
Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono
LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
Prabowo Kumpulkan Kabinet, Putuskan Harga Haji Turun dan IUP di Kawasan Hutan Dievaluasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:28

Umat Buddha di Karawang Gelar Fang Shen dan Aksi Ekoteologi di Sungai Leuweung Sereuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:17

Ratusan Umat Buddha dari Tangerang Kunjungi Karawang, Vihara Buddha Loka Jadi Pusat Kegiatan Spiritual

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:25

Wabup Karawang Terima Kunjungan Waketum Partai NasDem, Resmikan Ruang Belajar Baru di Ponpes Annihayah

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:38

Pengajian Akbar Isra Mi’raj Digelar di GOR Disdikbud Karawang, Perkuat Iman dan ASN Berakhlak

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:51

Warga Plawad Arevo Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Dorong Muhasabah dan Penguatan Iman

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:12

HAB ke-80 Kemenag RI, Bupati Karawang Ajak Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Umat

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:33

Peringatan Hari Ibu di Vihara Buddha Loka Karawang Penuh Haru dan Kebahagiaan

Rabu, 17 Desember 2025 - 04:40

Makom ALBAB Cabang Karawang Lantik Pengurus Baru Periode 2025–2030

Berita Terbaru