Curah Hujan Tinggi, Dua Dusun di Desa Pasirawi Karawang Terendam Banjir, Puluhan Rumah Warga Terdampak

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, | Lintaskarawang.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir di dua dusun di Desa Pasirawi, Kecamatan Rawamerta, pada Jumat (23/01/2026). Dua wilayah yang terdampak banjir tersebut yakni Dusun Sumur Bandung RT 09/RW 02 dan Dusun Krajan.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam tanpa henti. Akibatnya, debit air di saluran drainase dan sungai sekitar pemukiman meningkat drastis hingga meluap ke rumah-rumah warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 sentimeter dan merendam puluhan rumah penduduk.

Kepala Desa Pasirawi, Ahmad Sobari, membenarkan peristiwa banjir tersebut. Ia menjelaskan bahwa tingginya curah hujan menjadi faktor utama penyebab banjir, ditambah dengan kondisi saluran air yang tidak mampu menampung volume air dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir ini murni disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dan berlangsung cukup lama. Saluran air dan sungai di sekitar pemukiman tidak sanggup menampung debit air sehingga meluap ke dua dusun, yakni Sumur Bandung dan Dusun Krajan, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter,” ujar Ahmad Sobari saat dikonfirmasi.

Ia merinci, di Dusun Sumur Bandung RT 09/RW 02 terdapat sekitar 30 rumah warga yang terdampak genangan air. Sementara itu, di Dusun Krajan, jumlah rumah yang terendam banjir mencapai kurang lebih 40 rumah. Genangan air masuk ke halaman hingga ke dalam rumah warga, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Meski banjir tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya cukup dirasakan oleh warga. Sejumlah perabot rumah tangga terendam air dan aktivitas warga, termasuk akses keluar masuk lingkungan, sempat terganggu. Warga terpaksa meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil dan lansia.

Baca Juga:  Puluhan Pimpinan Redaksi Deklarasikan APRI, Tegaskan Komitmen untuk Kebebasan Pers

Pemerintah Desa Pasirawi bersama perangkat desa, ketua RT dan RW, serta relawan setempat langsung bergerak melakukan pemantauan di lokasi banjir. Selain itu, aparat desa juga berkoordinasi untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta membantu proses evakuasi ringan apabila dibutuhkan.

“Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan mengimbau warga agar tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Saat ini air sudah mulai berangsur surut, namun potensi banjir susulan masih ada,” tambahnya.

Ahmad Sobari juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan segera melaporkan kepada pihak desa apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara warga dan pemerintah desa dalam menghadapi situasi cuaca ekstrem.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Pasirawi berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk penanganan banjir secara jangka panjang. Upaya tersebut di antaranya perbaikan dan pelebaran saluran drainase, normalisasi sungai, serta penataan lingkungan agar aliran air dapat berjalan lebih optimal.

“Penanganan jangka panjang sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk perbaikan infrastruktur drainase dan normalisasi aliran air,” pungkasnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat, warga Desa Pasirawi diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air dan memperparah risiko banjir.

(Wahid)

Berita Terkait

PT Jaya Refrigeration Equipment Klarifikasi Isu Loker Midea, Tegaskan Tak Pernah Bekerja Sama dengan AST
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan
Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48

Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Berita Terbaru