Kepemimpinan H. Aep, “Karawang Maju” Jadi Doa dan Kerja Nyata

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 00:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat turun langsung mengunjungi rumah tidak layak huni dan langsung memberikan bantuan di Desa kutajaya salahsatu bukti Bupati yang peduli pada rakyatnya

Foto Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat turun langsung mengunjungi rumah tidak layak huni dan langsung memberikan bantuan di Desa kutajaya salahsatu bukti Bupati yang peduli pada rakyatnya

Karawang, Lintaskarawang.com – Belum genap satu tahun menjabat sebagai Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE terus menunjukan konsistensi dalam melanjutkan program-program terdahulu yang lebih terasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi-misi kepemimpinannya yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Jargon “Karawang Maju” yang digelorakan Bupati H. Aep bukan sekadar slogan kosong. Menurutnya, jargon tersebut berawal dari doa dan harapan agar tanah kelahirannya bisa maju di setiap sektor, mulai dari penataan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur yang merata dari desa hingga kota.

Sejumlah program prioritas pun mulai dijalankan, di antaranya penanganan darurat sampah, pengurangan angka pengangguran, serta mendorong perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM. Selain itu, H. Aep juga memberi perhatian khusus pada sektor pertanian dengan memberikan solusi nyata bagi para petani, serta memastikan bantuan rumah layak huni bagi warga Karawang yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi keamanan dan ketertiban, Pemkab Karawang di bawah kepemimpinannya berkomitmen menghadirkan suasana kondusif bagi seluruh masyarakat. “Karawang Maju” juga diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur yang merata, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan menjangkau hulu hingga hilir.

Namun demikian, kritik tetap hadir sebagai bagian dari dinamika kepemimpinan. Pada momentum Hari Jadi Karawang ke-392, 14 September 2025, Gubernur Jawa Barat KDM menyoroti kondisi rumput liar di sepanjang jalan interchange Karawang Barat yang dianggap mengganggu keindahan. Kritik itu langsung direspons cepat oleh Pemkab Karawang, hanya sehari setelah acara milangkala, petugas diturunkan untuk membersihkan area tersebut.

Baca Juga:  DPRD Karawang Gelar Paripurna, Bahas Pansus Raperda dan LKPJ Bupati 2025

Kritik serupa juga datang dari mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Ade Swara (Dasim), terkait perubahan nama gerbang Plaza Pemda dari “Interasih” menjadi “Karawang Maju”. Meski demikian, H. Aep memandang setiap pemimpin memiliki era dan cara masing-masing. “Interasih” yang berarti Indah, Tertib, Aman, dan Bersih pernah relevan pada masanya, sedangkan “Karawang Maju” hadir sebagai semangat baru untuk era kepemimpinannya.

Perubahan jargon tersebut diharapkan bukan hanya sekadar simbol, melainkan benar-benar menjadi doa bersama yang diwujudkan melalui kerja nyata pemerintah daerah. H. Aep sendiri dikenal bukan tipikal pemimpin yang pandai merangkai kata, melainkan lebih banyak bekerja sebagaimana latar belakangnya sebagai seorang pengusaha.

“Sedikit berbicara banyak bekerja, sedikit basa-basi banyak implementasi,” begitu prinsip yang selalu dipegangnya dalam menjalankan amanah sebagai Bupati Karawang. Prinsip ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Semangat “Karawang Maju” pun kini menjadi harapan baru. Dengan konsistensi kerja, dukungan masyarakat, serta sikap terbuka terhadap kritik, Bupati H. Aep optimistis mampu membawa Kabupaten Karawang ke arah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (LK)

Berita Terkait

Ngariung bareng ratusan Ema Ema makan baso bersam simpatisan di Babakan Banten 
Marjono Resmi Nyatakan Maju Pilkades Sumber Urip, Usung Misi Benahi Infrastruktur hingga Pelayanan Publik
Warga Karyasari, Bos Alvin Siapkan Lele Konsumsi, Ayam Kampung KUB, hingga Entok untuk Berbagai Kebutuhan
Cangkul, Caping, dan Harapan di Lahan 2 Hektare Karawang: Petani Bertahan di Tengah Minimnya Alat dan Irigasi
Alarm Lingkungan dari Ruang Budaya: Kang Cucu Siapkan Rilis “Patanjala”, Seruan Menjaga Aliran Air Karawang
Keluarga Pasien Apresiasi Pelayanan RSUD Rengasdengklok, Dinilai Ramah dan Sesuai SOP
Tak Gentar Bela Rakyat, Bang DJ Bersama LBH GABBAR Hadir Jadi Harapan Masyarakat
Hari Pers Sedunia 2026, FWJI Raih Dukungan dan Pengakuan Internasional dari WPO
Berita ini 36 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:58

Gebyar PATEN Rawamerta 2026, Bukti Nyata Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Karawang

Rabu, 23 September 2026 - 08:51

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Kadisdikbud Karawang Angkat Bicara

Rabu, 23 September 2026 - 06:26

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Pegiat Media Sosial Aksi di Depan Disdikbud Karawang

Selasa, 22 September 2026 - 14:39

Kisruh PT Long Rich – Dean Shoes Memanas, Ratusan Massa Desak 5 Direktur Asing Dipecat dan Dideportasi

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Senin, 21 September 2026 - 06:13

Perkuat Toleransi, Pemkab Karawang Gelar “Bupati Menyapa” dan Deklarasi Harmoni Nusantara Sambut HUT Karawang ke-393

Berita Terbaru