Pekerjaan Hotmix Jalan di Depan Kantor Kecamatan Rengasdengklok Diduga Asal Jadi, Ketua GMPI Soroti Pelaksanaan Manual Tanpa Mesin

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Lintaskarawang.com — Pelaksanaan proyek peningkatan jalan dengan metode hotmix di wilayah Rengasdengklok Selatan, tepatnya di depan kantor Kecamatan Rengasdengklok, menjadi sorotan tajam dari Ketua Lembaga GMPI (Generasi Muda Peduli Indonesia) Rengasdengklok.

Melalui grup WhatsApp Jurnalis Karawang Bersatu, Ketua GMPI yang akrab disapa Bang Are mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan yang dinilai tidak profesional. Ia menegaskan bahwa pekerjaan hotmix tersebut dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin finisher atau asphalt paver, alat vital dalam pengerjaan jalan hotmix yang sesuai standar.

Hotmix-nya dikerjakan manual, tanpa mesin layer. Ini jelas beda kualitasnya jauh dibanding yang pakai alat berat. Hasilnya bisa dipastikan jelek dan cepat rusak,” tegas Bang Are dalam pernyataannya di grup tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pekerjaan jalan tanpa mesin cenderung tidak merata dan berisiko terhadap kekuatan serta umur teknis jalan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah proyek ini benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam perencanaan?

Baca Juga:  Lomba Galang Prestasi Kwartir Ranting Jatisari Digelar di Lapang Bola Desa Pacing

Menyikapi informasi yang beredar di kalangan jurnalis lokal ini, publik berharap dinas terkait – khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang – segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi langsung. Tujuannya adalah memastikan bahwa pengerjaan proyek menggunakan metode dan alat sesuai standar serta tidak merugikan keuangan negara.

Jika benar terjadi penyimpangan dalam metode pengerjaan, maka ini bukan hanya masalah teknis, melainkan juga potensi pemborosan anggaran dan pengabaian kualitas infrastruktur publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun Dinas terkait. (D’kasur)

Berita Terkait

16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 04:45

Peringati HUT Karawang ke-393, Pemkab Buka Peluang Kerja bagi Warga Desil 1, 2 Dan 3

Rabu, 2 September 2026 - 04:08

LASKAR NKRI DPC Rengasdengklok Turut Serta Aksi Demonstrasi di PT Summit Adyawinsa Indonesia, DPP LASKAR NKRI Turun Langsung

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53

Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Berita Terbaru