Hari Meteorologi Dunia: Meningkatkan Kesadaran akan Perubahan Iklim

- Penulis

Sabtu, 23 Maret 2024 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: BMKG

Sumber: BMKG

Lintaskarawang.com – Pada setiap tanggal 23 Maret, dunia memperingati Hari Meteorologi Dunia dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan manusia serta lingkungan.

World Meteorological Organization (WMO) menetapkan tema “At The Frontline of Climate Action” untuk peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-74 tahun 2024. Tema ini mengajak semua pihak untuk berada di garis terdepan dalam melakukan aksi untuk mengatasi perubahan iklim.

Perubahan iklim telah menunjukkan tanda-tanda nyata, seperti pencairan gletser dan lapisan es tropis di Puncak Jaya, Papua. Luas tutupan salju abadi di ketinggian 4.884 MDPL itu menyusut hingga 98 persen, dari 19,3 kilometer persegi di tahun 1850 menjadi hanya 0,23 kilometer persegi di April 2022.

Perubahan iklim meliputi berbagai aspek, termasuk peningkatan suhu global, kenaikan permukaan air laut, dan dampaknya terhadap lingkungan dan manusia. Namun, kita dapat berkontribusi dalam menanggulangi perubahan iklim dengan melakukan mitigasi dan adaptasi.

Salah satu dampak serius dari perubahan iklim saat ini adalah krisis air. Menurut WMO, 80% sungai di Asia berada dalam kondisi tidak sehat. Data dari UNICEF dan WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2022, sebanyak 2,2 miliar orang tidak memiliki akses air minum yang aman dan bersih. Untuk mengatasi hal ini, langkah-langkah sederhana seperti mitigasi krisis air dapat membantu menahan laju perubahan iklim. (Dg)

Berita Terkait

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:25

Apel Pagi Pemkab Karawang, Bupati Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-393 dan Sekda Soroti Penyerapan Anggaran Triwulan III

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Senin, 21 September 2026 - 06:13

Perkuat Toleransi, Pemkab Karawang Gelar “Bupati Menyapa” dan Deklarasi Harmoni Nusantara Sambut HUT Karawang ke-393

Senin, 21 September 2026 - 06:08

ORARI Semarakkan Hari Jadi Karawang ke-393, Bupati Aep: Terus Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan

Senin, 21 September 2026 - 06:05

Bupati Aep Tegaskan Grand Final Mojang Jajaka Karawang 2026 Bebas Intervensi, Penilaian Murni Berdasarkan Potensi

Senin, 21 September 2026 - 05:55

Pemkab Karawang Gelar Lomba Cipta Menu B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Gizi Keluarga

Berita Terbaru