Reses II DPRD Jabar di Lemahabang, Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Kedawung

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 pada Senin (23/02/2026) sore.

Kegiatan reses yang berlangsung di Rumah Budaya milik Abah Sarjang, Dusun Lampean I RT 001/RW 005, Desa Kedawung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, tersebut dihadiri oleh aparatur desa setempat, tokoh masyarakat, tokoh budaya, para seniman Desa Kedawung, serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Pipik Taufik Ismail yang merupakan anggota DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X (Karawang–Purwakarta) menyerap berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat yang hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abah Sarjang mengungkapkan bahwa Rumah Budaya yang berada di Desa Kedawung memiliki peran aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Ia menyebutkan, eksistensi Rumah Budaya tersebut bahkan pernah berpartisipasi dalam sejumlah agenda kebudayaan di tingkat daerah maupun luar daerah.

“Di daerah kami, khususnya di Desa Kedawung, Rumah Budaya ini pernah sampai mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan. Itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat karena kami bisa ikut melestarikan dan memperkenalkan budaya daerah,” ujar Abah Sarjang.

Pipik Taufik Ismail menyampaikan rasa syukur atas kesempatan kembali bersilaturahmi dengan masyarakat dalam agenda resesnya. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak warga untuk memanfaatkan momentum reses sebagai ruang menyampaikan aspirasi, khususnya yang berkaitan dengan persoalan ekonomi, UMKM, pembangunan, maupun berbagai kebutuhan lainnya di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi ke sini lagi dalam keadaan mengadakan reses. Saya meminta kepada masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi ataupun apa pun itu, baik mengenai ekonomi, UMKM, pembangunan, maupun hal-hal lainnya yang menjadi kebutuhan dan harapan bersama,” ujar Pipik Taufik Ismail.

Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi dan masukan dari masyarakat turut disampaikan, khususnya dari kalangan pelaku seni dan warga Desa Kedawung. Perwakilan seniman mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir mereka telah berupaya mengajukan terobosan agar setiap kegiatan peringatan hari jadi maupun acara resmi lainnya dapat melibatkan seniman asli Karawang.

Baca Juga:  MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Mereka mendorong adanya regulasi dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) yang dapat mengatur penggunaan dan pemberdayaan seniman lokal. Pasalnya, dari sekitar 1.500 kegiatan yang digelar di Karawang, dinilai masih banyak yang belum melibatkan para seniman daerah. Aspirasi tersebut diharapkan dapat diperjuangkan demi keberlangsungan para perupa dan seniman tradisi di Karawang.

Selain itu, masyarakat juga mengajukan permohonan bantuan traktor untuk membajak sawah guna mendukung sektor pertanian. Usulan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) juga disampaikan warga Dusun Cilampea I, RT 001/RW 005, Desa Kedawung.

Salah satu warga berharap agar Kang Pipik dapat menjembatani dan menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Cilampea I kepada Gubernur jawabarat. Tak hanya itu, dukungan terhadap KUB (Kelompok Usaha Bersama) juga menjadi perhatian, mengingat banyak warga di wilayah tersebut yang berprofesi sebagai peternak dan membutuhkan penguatan usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Pipik Taufik Ismail menegaskan komitmennya terhadap keberlangsungan para seniman lokal. Ia menilai para pelaku seni di Karawang tidak cukup hanya mendapatkan perhatian secara simbolis, tetapi juga harus difasilitasi secara konkret melalui kebijakan dan dukungan nyata dari pemerintah.

Menurutnya, keberadaan seniman merupakan bagian penting dalam menjaga identitas dan marwah budaya daerah. Karena itu, dukungan dalam bentuk regulasi, ruang ekspresi, hingga pelibatan dalam setiap agenda resmi pemerintah menjadi hal yang sangat mendesak.

“Kita tidak boleh hanya sekadar memperhatikan para seniman. Mereka harus difasilitasi, diberi ruang, dan dilibatkan dalam setiap kegiatan resmi maupun momentum besar daerah. Seniman adalah penjaga budaya, dan sudah seharusnya negara hadir untuk mendukung keberlangsungan mereka,” tegas Pipik.

(Wahid)

Berita Terkait

PT Jaya Refrigeration Equipment Klarifikasi Isu Loker Midea, Tegaskan Tak Pernah Bekerja Sama dengan AST
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan
Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48

Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Berita Terbaru