Karawang, Lintaskarawang.com – Deretan pembangunan infrastruktur yang kini berdiri megah di Kabupaten Karawang menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Enam proyek strategis yang telah diresmikan, yakni GOR Panatayuda, Underpass Growong, Kantor Kecamatan Pedes, Kantor Kecamatan Ciampel, Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, serta Gedung Damkar Rengasdengklok, menuai apresiasi luas dari masyarakat.
Pembangunan tersebut dinilai tidak hanya sebatas proyek fisik, melainkan juga simbol kemajuan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Karawang saat ini. Namun, di tengah derasnya pembangunan infrastruktur, budayawan Karawang Kang Cucu menyampaikan sebuah pesan pengingat yang dinilainya tak kalah penting bagi masa depan daerah.
Menurut Kang Cucu, keberhasilan pemerintah merealisasikan enam proyek besar tersebut merupakan modal kepercayaan publik yang sangat berharga. Meski demikian, ia menilai perhatian terhadap sektor kebudayaan juga harus menjadi prioritas, khususnya terkait rencana pembangunan Gedung Kesenian Karawang yang hingga kini belum terealisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pembangunan fisik ini sudah sangat luar biasa dan patut diapresiasi. Namun Karawang juga memiliki akar budaya yang kuat. Gedung Kesenian adalah rumah bagi para seniman agar nafas kesenian tidak terhenti,” ujar Kang Cucu.
Ia menegaskan, pesan tersebut bukan tanpa dasar. Pasalnya, telah terdapat alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar kurang lebih Rp8 miliar yang diperuntukkan bagi pembangunan Gedung Kesenian Karawang.
Menurutnya, meski tidak dianggap seurgens pembangunan jalan atau gedung pelayanan, keberadaan gedung kesenian menyangkut keberlangsungan jati diri dan warisan budaya daerah.
“Tanpa wadah yang representatif, kekayaan budaya Karawang berpotensi hanya tinggal cerita. Kami berharap, dengan tangan dingin Bupati yang telah sukses membangun berbagai infrastruktur, pembangunan Gedung Kesenian juga dapat segera dipercepat,” tambahnya.
Kang Cucu menegaskan, masukan tersebut disampaikan sebagai bentuk cinta dan kepedulian seniman terhadap Karawang. Ia berharap, pembangunan di Karawang dapat berjalan secara seimbang antara kemajuan fisik dan pelestarian nilai-nilai budaya.
“Karawang yang hebat bukan hanya soal gedung dan jalan, tetapi juga tentang jiwa dan budayanya. Semoga setelah peresmian enam proyek ini, Gedung Kesenian Karawang dapat segera menyusul,” pungkasnya.
(Wahid)













Tinggalkan Balasan