Dukungan LBH GMPI: RSUD Rengasdengklok Jadi Solusi Kesehatan Masyarakat Karawang Utara

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 04:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok disambut positif oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Agus Suprayitno, SH, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GMPI sekaligus Managing Partner Kantor Hukum Gajah Mada. Ia menilai pembangunan RSUD ini sebagai bentuk nyata hadirnya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Karawang Utara.

Menurut Agus, keberadaan RSUD Rengasdengklok sangat vital karena selama ini masyarakat Karawang Utara kerap menghadapi keterbatasan akses pelayanan medis. Banyak pasien harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat kota Karawang atau bahkan ke daerah lain untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

“Pemerintah sudah tepat membangun RSUD Rengasdengklok. Ini adalah solusi nyata bagi masyarakat Karawang Utara yang membutuhkan pelayanan kesehatan cepat, dekat, dan terjangkau,” tegas Agus, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pembangunan RSUD ini bukan sekadar infrastruktur kesehatan, melainkan simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar rakyat. Akses kesehatan yang mudah akan sangat meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga:  Hari Jadi Karawang ke 392 RSUD Rengasdengklok Mulai Dioperasikan Secara Simbolis

Agus berharap, ke depan RSUD Rengasdengklok mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan humanis. Dengan begitu, rumah sakit ini benar-benar bisa menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar bangunan fisik tanpa fungsi maksimal.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah memastikan keberlanjutan pelayanan dengan menempatkan tenaga medis yang kompeten, sarana yang memadai, serta sistem manajemen yang baik. Tanpa hal tersebut, menurutnya, tujuan mulia pendirian rumah sakit akan sulit tercapai.

“Jangan sampai RSUD Rengasdengklok hanya jadi proyek mercusuar. Yang kita inginkan adalah pelayanan kesehatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Karawang, khususnya wilayah utara,” lanjut Agus.

Dukungan dari LBH GMPI ini menambah deretan apresiasi dari berbagai pihak terhadap berdirinya RSUD Rengasdengklok. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat Karawang.

Dengan beroperasinya RSUD Rengasdengklok, diharapkan tidak ada lagi warga Karawang Utara yang merasa terpinggirkan dalam akses layanan kesehatan. Pemerintah daerah pun didorong terus meningkatkan mutu pelayanan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan warganya. (LK)

Berita Terkait

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Berita ini 85 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru