Merawat Warisan Leluhur, Menyulam Nilai Sosial dalam Tradisi Bedok Karawang

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi IV, Pipik Taufik Ismail, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pelestari Bedok Lubuk Karawang (PBLK) pada Minggu, 7 September 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan **tradisi jamasan pusaka Bedok Lubuk Kolot, sebuah warisan budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Karawang.

Acara yang berlangsung di wilayah Lubuk Kolot tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, serta para pelestari budaya lokal. Suasana khidmat dan meriah terasa sepanjang acara, yang juga dimeriahkan dengan diskusi budaya, pertunjukan pencak silat tradisional, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Dalam sambutannya, Pipik Taufik Ismail menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat dalam melestarikan budaya daerah. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting, tidak hanya dalam rangka memperingati hari besar Islam, tetapi juga sebagai upaya nyata menjaga warisan leluhur.

Tradisi seperti ini bukan hanya menjaga warisan leluhur, tapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Saya sangat mendukung dan mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap budaya lokal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pipik menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal seperti jamasan Bedok Lubuk Kolot harus terus digalakkan, terutama di tengah tantangan modernisasi yang dapat mengikis jati diri bangsa.

Tradisi jamasan Bedok Lubuk Kolot sendiri merupakan ritual pembersihan benda pusaka yang memiliki nilai historis dan spiritual tinggi bagi masyarakat Karawang. Bedok (bedug besar) tersebut diyakini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah penyebaran Islam dan kehidupan sosial di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebudayaan, kebersamaan, dan nilai-nilai spiritual masyarakat dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.

(Ripai)

Berita Terkait

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik
Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata
Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang
Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa
BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam
224 PJU Terpasang, DPRD Jabar Pastikan Penerangan Jalan di Karawang Tepat Sasaran
Anggota DPRD Karawang Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi
Ribuan Kupon Berhadiah Motor Dibagikan di HUT ke-19 Laskar NKRI Karawang
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:23

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Kamis, 16 April 2026 - 05:09

Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Rabu, 8 April 2026 - 09:47

APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara

Rabu, 8 April 2026 - 03:25

Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan

Selasa, 7 April 2026 - 03:29

Pansus DPRD Karawang Genjot Raperda Perpustakaan, Soroti SDM dan Digitalisasi

Selasa, 7 April 2026 - 03:17

Pansus DPRD Karawang Intensif Bahas Raperda LKPJ 2025, Evaluasi Kinerja dan Capaian Makro

Berita Terbaru