Mr. KiM Soroti Publikasi Info Loker, Dorong Disnaker Lebih Masif dan Transparan

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ternyata masih banyak pimpinan perusahaan (HRD) di Karawang yang dinilai baik dan tetap mengikuti regulasi pemerintah daerah maupun pusat dalam menjalankan proses rekrutmen tenaga kerja. Hal ini menjadi sinyal positif di tengah dinamika kebutuhan kerja yang terus meningkat di Kabupaten Karawang.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Karawang saat ini mulai disibukkan dengan penerimaan lowongan kerja dari sejumlah pabrik yang mendaftarkan diri agar bisa masuk dalam program infoloker online. Program tersebut menjadi jalur resmi bagi pencari kerja (pencaker) untuk memperoleh informasi lowongan dari perusahaan.

Meski demikian, kritik konstruktif tetap disampaikan agar program ini lebih maksimal. Menurut pandangan publik, penyebaran informasi lowongan kerja masih terbatas hanya melalui website resmi sehingga tidak semua masyarakat dapat mengakses dengan mudah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Info loker sebaiknya dipublikasikan secara masif, tidak hanya melalui website resmi saja. Disnaker perlu memanfaatkan berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga TikTok agar masyarakat Karawang bisa lebih menyeluruh mengetahui adanya peluang kerja,” ujar tokoh masyarakat Karawang, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr. KiM, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga:  Natalasumedha, Anggota DPRD Karawang Fraksi PDIP, Ikuti Peringatan Hari Lahir Bung Karno Bersama Ribuan Pelari di Bandung

Selain masalah publikasi, transparansi dalam penerimaan pencaker juga menjadi sorotan. Mr. KiM menilai bahwa setelah proses penerimaan selesai, Disnaker semestinya menyampaikan hasilnya kepada masyarakat. Hal ini penting dilakukan agar publik mengetahui secara langsung sekaligus menepis anggapan negatif.

Lebih jauh, Mr. KiM menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tenaga kerja tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan bupati semata. Semua pihak harus berperan aktif, baik Disnaker, pimpinan perusahaan, instansi pemerintah terkait, maupun elemen masyarakat.

“Menjaga iklim investasi itu harus dilakukan bersama-sama. Dimulai dari perusahaan yang berkontribusi membantu pemerintah daerah bersinergi, masyarakat bisa bekerja tanpa pungutan, perusahaan berjalan aman kondusif dan tetap meraih keuntungan, serta investasi di Karawang terus bertambah,” tegasnya.

Menurutnya, kerjasama lintas sektor akan mampu menciptakan keseimbangan. Di satu sisi masyarakat mendapatkan akses kerja yang lebih terbuka, sementara di sisi lain perusahaan merasa aman dan nyaman untuk berinvestasi di Karawang.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat agar Karawang tidak hanya menjadi penonton, melainkan benar-benar mengambil peran penting sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan dunia kerja dan peningkatan iklim investasi. (LK)

 

Berita Terkait

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027
JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
Berita ini 64 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:12

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:22

Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:34

DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:46

PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30

Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Berita Terbaru