Kepsek SDN Pinayungan 1 Bantah Isu Pembelian Paksa LKS, Sebut Hanya Salah Paham

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 03:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SDN Pinayungan 1

Kepala Sekolah SDN Pinayungan 1

Karawang, Lintaskarawang.com – Kepala Sekolah SDN Pinayungan 1 membantah pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pembelian paksa atau praktik “jual dedet” Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolahnya. Klarifikasi ini disampaikan menyusul keluhan wali murid yang melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, dan sempat diberitakan oleh salah satu media online pada Jumat (8/8/2025).

Menurut kepala sekolah, pemberitaan tersebut memuat narasi yang keliru dan berpotensi menimbulkan salah persepsi publik. Ia menegaskan bahwa kutipan yang diberitakan bukan berasal darinya, melainkan dari salah satu orang tua siswa.

“Itu bukan saya sebagai kepala sekolah, melainkan salah seorang orang tua siswa, setahu saya namanya Mamah Jihan. Jadi pernyataan itu bukan saya yang dimaksud,” ujarnya pada Senin (11/8/2028).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dirinya belum pernah diwawancarai langsung oleh media yang mempublikasikan berita tersebut. Menurutnya, saat kejadian, yang berbicara kepada wartawan adalah orang tua siswa yang kebetulan sedang berada di sekolah.

Baca Juga:  Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Lantas Polres Karawang: AKP Luky Martono Digantikan AKP Abdurahman Hidayat

Terkait keberadaan LKS di SDN Pinayungan 1, ia menjelaskan bahwa hal itu murni atas dasar kebutuhan dan kesepakatan mayoritas orang tua siswa. Mereka merasa LKS dibutuhkan agar anak-anak dapat belajar lebih cepat tanpa harus menyalin materi, sehingga guru bisa langsung memberikan penjelasan.

“Demi kebaikan anak, kami setuju. Tapi kami juga instruksikan agar tidak ada paksaan. Bagi yang tidak mau beli, silakan. Bahkan kalau mau beli di tempat lain pun dipersilakan, ada yang beli di marketplace seperti Shopee dan lain-lain,” jelasnya.

Ia menegaskan, harga LKS sepenuhnya ditentukan berdasarkan kesepakatan para orang tua siswa, dan pihak sekolah tidak ikut campur dalam penentuan harga maupun distribusinya.

“Yang tahu harga kan orang tua, dan sudah dikembalikan ke mereka. Jadi tidak benar kalau ada pembelian paksa,” pungkasnya. (LK)

 

 

Berita Terkait

NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026
Berita ini 162 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru