Luput dari Bantuan, Ibu Rohana di Rengasdengklok Tinggal di Rumah Reyot Bersama Anak Penderita Stroke

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 01:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Potret kemiskinan masih membayangi sejumlah warga di Kabupaten Karawang. Salah satunya adalah Ibu Rohana (60), warga Dusun Bojongkarya 1 RT 01 RW 01, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, yang hidup dalam keterbatasan bersama keluarganya di rumah tak layak huni.

Rumah yang ia tempati bersama suami dan tiga orang anaknya sangat memprihatinkan. Bangunannya didominasi material papan yang sudah lapuk, atap bocor saat hujan, serta dapur seadanya yang nyaris tak memenuhi standar kelayakan. Di tengah kondisi tersebut, salah satu anak mereka bahkan mengidap penyakit stroke dan membutuhkan perawatan serta perhatian lebih.

Suami Rohana hanya bekerja serabutan dengan penghasilan harian sekitar Rp20 ribu. Jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk memperbaiki rumah atau biaya pengobatan anaknya. Meski begitu, pasangan ini tetap berusaha tegar dan bersyukur atas apa yang mereka miliki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik ketegaran itu, terpancar kekecewaan mendalam. Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang digembar-gemborkan pemerintah justru belum menyentuh mereka. Padahal, menurut penuturan Rohana, rumahnya sudah pernah disurvei pihak RT setempat.

Baca Juga:  Tekankan Kerja Nyata, Ade Wawan Saputra calon Paslon no 1 Desa cadaskertajaya,Siap Bangun Desa Cadaskertajaya Lebih Baik

“Waktu itu, di survei oleh Pak RT, katanya saya dapat bantuan Rutilahu. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada kabar,” ungkap Rohana dengan nada lirih, Selasa (23/07/2025).

Rohana menuturkan, saat itu dirinya sempat berharap besar setelah mendapatkan informasi bahwa rumahnya masuk dalam daftar penerima program bantuan. Namun, bertahun-tahun berlalu, tidak ada kejelasan ataupun bantuan nyata yang diterima.

Kondisi semakin menyedihkan karena beban hidup bertambah berat akibat sakit yang diderita oleh anaknya. Di tengah kondisi rumah yang tak layak dan penghasilan yang minim, keluarga ini nyaris kehilangan harapan.

“Saya cuma ingin punya tempat tinggal yang lebih aman dan layak buat anak-anak, apalagi satu anak saya kena stroke. Saya mohon ada perhatian dari pemerintah,” ujar Rohana sambil menahan air mata.

Kisah Rohana menjadi tamparan bagi semua pihak yang terlibat dalam pendataan dan penyaluran bantuan sosial. Diperlukan evaluasi serius agar program Rutilahu benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan, bukan sekadar formalitas di atas kertas. (D’Kasur)

Berita Terkait

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab
Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!
Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya
Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas
Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah
‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian
Berita ini 47 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru