Mr. KiM Soroti Kasus Perzinahan yang Berubah Jadi Tuduhan Ruda Paksa: “Hormati Proses Hukum”

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 10:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kasus dugaan ruda paksa terhadap seorang mahasiswi 19 tahun di Kabupaten Karawang kembali mencuat ke publik. Pelaku diduga merupakan guru ngaji sekaligus paman korban, berinisial J. Kasus ini semakin menjadi sorotan karena sebelumnya sempat diselesaikan melalui mediasi oleh pihak Polsek Majalaya.

Menurut informasi, kedua belah pihak keluarga sempat sepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan dengan jalan pernikahan antara pelaku dan korban. Namun, hanya satu hari setelah pernikahan, keduanya bercerai. Tak lama kemudian, kuasa hukum korban kembali mengangkat perkara ini ke ranah hukum dengan tuduhan pemerkosaan terhadap pelaku.

Menanggapi hal ini, tokoh masyarakat Karawang, Nurdin Syam atau yang akrab disapa Mr. KiM, mengaku geram dengan kasus yang menjerat sosok yang disebut ustad atau guru ngaji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ustad adalah gelar mulia dari umat untuk tokoh pendidik agama. Kalau benar ini bukan pemerkosaan, maka ini jelas perzinahan yang dilakukan oleh oknum ustad dan pasangannya. Jangan salahkan gelar, tapi perilaku oknumnya,” tegas Mr. KiM, Minggu (20/7/2025).

Mr. KiM juga menyoroti langkah mediasi yang sebelumnya dilakukan Polsek Majalaya. Menurutnya, tindakan tersebut sah selama kedua belah pihak sepakat dan tidak ada paksaan dalam proses damai tersebut.

“Dalam pandangan saya, mediasi yang dilakukan oleh Polsek sudah benar. Sebagai pengayom masyarakat, polisi berhak memediasi setiap persoalan jika kedua pihak sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemerintah Desa Cengkong Wajibkan Perangkat Desa Hadiri Upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Purwasari

Kini, kasus kembali berproses di Polres Karawang. Kuasa hukum korban mendesak agar perkara ini masuk sebagai delik pemerkosaan. Sementara itu, pihak pelaku mengklaim bahwa hubungan tersebut terjadi atas dasar suka sama suka dan bahkan dilakukan berulang kali.

“Polisi khususnya penyidik Unit PPA tidak boleh gegabah memutuskan apakah ini pemerkosaan atau perzinahan. Hormati penyidik yang saat ini berjibaku mencari bukti kuat agar tidak salah langkah, karena jika salah, bola liar ini bisa jadi blunder,” tegasnya.

Mr. KiM juga mengimbau para kuasa hukum dari kedua belah pihak agar tidak melakukan tekanan terhadap penyidik. “Bijaknya, mari kita hormati proses hukum. Percayakan kepada penyidik PPA Polres Karawang. Saya yakin mereka bekerja profesional dan tegak lurus,” ujarnya menutup pernyataan.

Terpisah, sebagaimana dilansir dari Kumparan News, Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan membenarkan bahwa perkara ini sebelumnya telah difasilitasi penyelesaiannya oleh Polsek Majalaya.

“Korban sudah berusia 19 tahun, jadi bukan anak di bawah umur. Kalau ke Unit PPA, itu untuk anak-anak karena lex specialis, makanya kemarin difasilitasi untuk berdamai,” jelas Wildan.

Terkait adanya rencana laporan ulang dari pihak korban, Wildan mempersilakan. “Sah-sah saja untuk melapor kembali. Tapi tentu akan dilihat juga delik aduan apa yang disangkakan ke pelaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026
Dewan Pakar angkat Bicara: Hilangnya Anggota Karang Taruna Tamelang Jadi Demokrasi
Respons Cepat Bupati Aep, SDN Cicinde Utara II yang Atapnya Ambruk Dipastikan Dibangun Kembali
Wabup Maslani Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi Forkopimda
Berita ini 123 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44

DPMD dan Dinsos Karawang Perkuat Sinergi Bersama Karang Taruna, Wujudkan LKD yang Aktif, Mandiri, dan Berdaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Berita Terbaru